“Tiga unsur ini yang diberikan kepada kita semua untuk menghadapi kehidupan di dunia hingga menjelang ajal,” ucap Mudir.
Selanjutnya, Mudir memberikan amanah kepada seluruh santri dan santriwati untuk menerima didikan, asuhan dan ajaran yang diberikan oleh pondok pesantren.
Selain itu, Mudir juga mengatakan bahwa para santri dan santriwati yang ada merupakan para generasi dan regenerasi penerus dari Pondok Pesantren Al-Jauharen.
Kendati demikian, Pondok Pesantren Al-Jauharen tidak hanya cuma mencetak para ulama ataupun para abdi negara, akan tetapi diberikan kebebasan selama tidak menyimpang dari ajaran agama Islam.
“Para Santri dan Santriwati silahkan ingin menjadi apa saja, selama tidak menyimpang dari syariat agama. Kalian disini diamanahkan untuk menjadi manusia yang berguna bagi nusa dan bangsa juga bagi masyarakat,” ujar Mudir. (Ari)
















