BKKBN Percepat Program Kampung KB”Ini kata Dwi Listya Wardani

  • Bagikan

 

DimensiNews.co.id TERNATE – Dalam rangka mempercepat terwujudnya kualitas hidup masyarakat di desa maupun di tingkat kelurahan  Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) akan melakukan pencanangan Program Kampung KB.

Hal ini di sampaikan oleh Deputi Bidang Bina Keluarga Remaja (BKR) Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Pusat Dwi Listya Wardani saat usai pembukaan Rapat Kerja
Koordinasi Daerah Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga Tahun 2018 yang dihadiri sekitar 200 orang selama 2 hari mulai tangal 13 sampai 14 Maret di Hotel Dafam Bela, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara. Selasa (13/03/18)

Dwi Listya Sarwani mengatakan,bahwa pihaknya harus memperkuat kampung KB, karena di kampung tersebut seluruh sektor berkontribusi dalam rangka untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sesuai nawacita Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

BACA JUGA :   Sah ! SIWO DKI Terima Medali Emas Sepak Bola Porwanas 2022 Malang Jatim

“Intinya adalah BKKBN mengajak seluruh mitra yang ada untuk berpartisipasi di Kampung KB sesuai dengan fungsi masing-masing”, ungkapnya di dampingi oleh Kepala perwakilan BKKBN Malut. Putut Riyatno Ia juga menjelaskan bahwa di Provinsi Maluku Utara ini sudah terbentuk di seluruh Kecamatan yang berada di 9 Kabupaten/kota.

Dwi juga menerangkan,dalam penguatan kampung KB diperlukan dan di siapkan anggaran sebesar Rp 1,8 triliun yang di gunakan dari dana Alokasi Khusus.

“Masing-masing Kampung KB di setiap Kecamatan mendapat anggaran sebesar 100 juta rupiah dan di gunakan untuk intervensi kepada masyarakat, seperti buat pelatihan kader, untuk pemberdayaan bidang ekonomi dan lainnya”,terangnya

Sementara itu di singgung dengan adanya salah satu kepala daerah yang tidak merespon program BKKBN, Deputi BKR BKKBN mengatakan bahwa kepala daerah tersebut belum mengerti program yang diberikan karena masih berpikir terlalu sempit dengan adanya program KB bisa mengurangi kelahiran dan populasi sebuah suku bangsa berkurang.

BACA JUGA :   Terminal Weda Kembali Difungsikan

“Dengan adanya KB justru bisa mengatur kelahiran dan yang lahir bisa bertahan hidup dengan kualitas bagus, cerdas dan seterusnya, karena jika tidak ada KB setiap tahun perempuan yang melahirkan anak-anak yang kurang gizi dan tidak cerdas”.tutup Dwi

 

Laporan Reporter : San

Editor.                     : Red DN

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses