oleh

Masyarakat Diimbau Tak Mudik Lebaran, Wapres: Jaga Diri Lebih Dianjurkan

DimensiNews.co.id, JAKARTA- Di tengah mewabahnya virus corona atau Covid-19, Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengimbau masyarakat mempertimbangkan kembali rencana mudik lebaran tahun ini.

Ia khawatir, tradisi mudik lebaran yang tujuannya menyambung silaturahim, malah menjadi pola baru penyebaran virua Corona ke sejumlah daerah di Indonesia

“Maka itu juga orang pergi mudik, menurut saya, saat ini menjaga diri itu lebih dianjurkan. Silaturahim itu baik tapi menjaga diri jangan sampai berbuat sesuatu yang merugikan itu lebih baik,” ujar Ma’ruf di Jakarta, Kamis (18/3).

Untuk meminimalisasi penularan virus, Ma’ruf menyarankan agar masyarakat sementara melakukan komunikasi jarak jauh melalui telepon seluler untuk tetap menyambung silaturahim lebaran.

Namun, jika tetap ingin melakukan mudik, maka masyarakat harus memastikan dirinya aman dan dalam keadaan benar-benar sehat.

“Bisa lewat Tekno, lewat medsos dan Whatsap, IG jadi silaturahimnya jarak jauh aja, itu anjuran saya.  Tapi kalau memang maksa pulang dia harus bisa pastikan aman,” ujar Ma’ruf.

Ia juga mengingatkan, jika masyarakat tetap ingin mudik, pastikan dirinya tak terinfeksi virus, sehingga tidak menular ke warga lain di kampung halaman.

“Pastikan bisa menjaga diri dari kemungkinan adanya potensi penularan di sana,” ujarnya.

Ma’ruf berharap masyarakat yang termasuk orang dalam pemantauan (ODP) memiliki kesadaran untuk mengisolasi diri sendiri sementara dan tidak melakukan kegiatan Ramadhan di luar rumah.

“Kalau orang itu ODP artinya berpotensi, sebaiknya memang tidak menghadiri acara-acara, karena kalau dia pasti akan menularkan bukan saja tak boleh menghadiri tempat berjamaah, bahkan dilarang dan diharamkan, sebab membahayakan, kan ada di fatwa MUI,” ujarnya.

Hingga kini jumlah penderita virus Corona di Tanah Air terus bertambah. Pemerintah mengumumkan ada tambahan sebanyak 55 pasien positif virus corona di Indonesia. Sehingga per Rabu (17/3) ini, total kasus orang yang terinfeksi virus Corona sebanyak 227 orang. (red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed