oleh

Sembilan Pasar Tradisional di Sukoharjo Diresmikan

DimensiNews.co.id, SUKOHARJO- Selama sepuluh tahun terakhir, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo sudah membangun banyak pasar tradisional. Hal ini disampaikan Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Sukoharjo, Joko Nurhadiyanto, melalui rilisnya kepada Dimensi News, Jum’at (6/2/2020) siang.

Dalam rilisnya, Joko Nurhadiyanto menjelaskan bahwa Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya, meresmikan sembilan pasar tradisional pada Kamis (5/3/2020), bertempat di Gedung Serbaguna Desa Sraten, Gatak. Sembilan pasar tradisional tersebut selesai direvitalisasi sejak tahun 2017 hingga 2019. Sampai saat ini sudah ada 20 pasar tradisional yang telah direvitalisasi dan menyisakan enam pasar.

Pada acara peresmian, Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya mengatakan bahwa pembangunan yang berkesinambungan mutlak dilaksanakan dalam menciptakan kesejahteraan yang merata. Pembangunan pasar tersebut merupakan salah satu upaya Pemkab Sukoharjo dalam melestarikan pasar rakyat agar tidak kalah bersaing dengan toko modern.

“Dengan pembangunan pasar, Pemkab Sukoharjo mempromosikan sekaligus mengajak masyarakat Sukoharjo datang dan berbelanja kebutuhan sehari-hari di pasar tradisional,” ujar Wardoyo.

Lebih lanjut, Wardoyo menjelaskan, selain harganya lebih murah dan merakyat, saat ini bangunan pasar juga sudah bagus, bersih, dan representatiif.

“Keberadaan pasar tradisional yang sudah dibangun diharapkan menumbuhkan rasa cinta dan kebanggaan terhadap keberadaan pasar tradisional,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagkop dan UKM) Sukoharjo, Sutarmo, mengungkapkan sembilan pasar tersebut masing-masing; Pasar Purwo di Kecamatan Weru, Pasar Bulu di Kecamatan Bulu, Pasar Kepuh di Kecamatan Nguter, Pasar Sraten di Kecamatan Gatak, Pasar Carikan di Kecamatan Sukoharjo, Pasar Ngalian di Kecamatan Tawangsari, Pasar Daleman di Kecamatan Baki, Pasar Plumbon di Kecamatan Mojolaban, serta Pasar Glondongan di Kecamatan Polokarto.

“Saat ini, sembilan pasar tersebut sudah ditempati pedagang. Total anggaran pembangunan sembilan pasar sebesar Rp 13,239 miliar. Pembangunan sembilan pasar tersebut dilakukan sejak 2017 hingga 2019 dan peresmiannya dilakukan serentak hari ini,” papar Sutarmo. (pry)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

News Feed