oleh

Burung Perkutut di Madiun Tetap Dilestarikan

-HOBI, RAGAM-1.124 views

DimensiNews.co.id, MADIUN – Puluhan sangkar yang di dalamnya terlihat masing-masing seekor burung Perkutut tergantang di area lomba burung di Jalan Rimba Mulya Madiun, Kamis (30/1/2020).

Bahkan ratusan tiang gantang yang sudah dilengkapi nomor urut, terlihat sebagian sudah terisi oleh puluhan sangkar burung milik para peserta lomba. Lalu dibalik setiap sangar itu, terdengar suara burung Perkutut merdu yang saling saut. Sementara di bawah sangkar tidak jauh dari area lomba, terdengar suara riuh beberapa pemilik burung yang ikut dilombakan.

“Ini merupakan kegiatan latihan rutin lomba suara burung Perkutut. Kami memang setiap hari Kamis dan Minggu, menggelar lomba yang sifanya latihan para anggota komunitas burung Perkutut Madiun,” ujar Bambang Purwanto, Ketua Pengurus Daerah (Pengda) Komunitas Burung Perkutut Madiun saat ditemui di area lomba yang tidak jauh dari kawasan konservasi burung Madiun, (30/1).

Menurut dia, sedangkan untuk lomba suara burung Perkutut yang sebenarnya dalam sebulan, hanya satu kali. “Itu nanti pada tanggal 2 Februari 2020 mendatang, dalam Liga Perkutut (LP) Madiun yaitu 3 ekor burung setiap bulannya. Jadi, setiap tahunnya ada 10 event lomba suara burung Perkutut,” katanya.

Ia memaparkan bahwa kegiatan burung Perkutut Madiun terus berkembang banyak hingga saat ini. Dalam LP Madiun 2020 yang akan datang, diperkirakan ada sekitar 40-50 orang peternak burung Perkutut yang ada di Madiun ikut serta dalam lomba. Jumlah tersebut, belum termasuk dari calon peserta lomba Perkutut lainnya baik dari Madiun maupun luar kota.

“Jadi, untuk burung Perkutut di Madiun jangan khawatir punah. Insya alloh, kami akan tetap melestarikan. Karena di samping hobi pemelihara burung perkutut karena suaranya yang khas, juga menghasilkan,” paparnya.

Bambang kembali menjelaskan hingga saat ini anggotanya sudah cukup banyak yang sudah tergabung di Pengda Madiun. Saat disinggung, bagaimana soal pasaran burung Perkutut di Madiun? Ia mengungkapkan di sejumlah peternak burung Perkutut yang ada di Madiun, cukup bagus. Dilihat dari permintaan burung di setiap peternak perkutut. “Setiap bulan selalu ada peningkatan permintaan. Bisa dilihat dari jumlah Perkutut yang laku dijual oleh setiap peternak,” tegasnya.

Karena setiap peternak burung perkutut, imbuh dia, punya sistim individu penjualan yang beraneka ragam. Misalnya ada beberapa peternak yang menjualnya di lokasi lomba, ada juga yang dikios khusus burung perkutut . Lainnya ada juga yang melalui media sosial seperti antar komunitas burung Perkutut di Facebook.

“Bahkan sistem pemasaran hingga penjualan lewat online, juga antar WhatsApp. Dengan keberadaan burung Perkutut hasil tangkapan jaring dan dijual di pasar-pasar burung, sama sekali tidak menghawatirkan para peternak perkutut pilihan. Kan pembelinya berbeda-beda, harganya juga bedah jauh dari peternak,” ungkap Bambang, biasa disapa.*(all)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed