by

Komunitas Jurnalis Berhijab akan Membedah RUU PKS

-RAGAM-256 views

DimensiNews.co.id JAKARTA – Pro kontra terkait RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS), menggelitik Komunitas Jurnalis Berhijab (KJB) untuk mengupas lebih dalam apa saja poin-poin utama di RUU tersebut.

Presiden KJB Nikmatus Solikah mengatakan, komunitasnya merasa sangat perlu memberikan sosialisasi, edukasi dan penjelasan yang gamblang terkait RUU PKS kepada masyarakat. Program bertajuk Ngaji di Udara dengan diskusi bertema “RUU PKS Ber-faedah untuk Perempuan Indonesia?”, akan digelar pada Sabtu (5/10/2019), di Gedung Perpustakaan Nasional, Jalan Medan Merdeka Selatan, mulai pukul 10.00.

Podcast ‘Ngaji di Udara’ ini berangkat dari maraknya kekerasan seksual dan perilaku tidak menyenangkan yang korbannya adalah perempuan dan tidak jarang korban mengalaminya lebih dari satu kali. Di satu sisi, KJB mendukung perlindungan perempuan, khususnya dari segi legal-formal. Namun, di sisi lain, KJB ingin publik mengetahui sudut pandang lain, yang menyarankan RUU PKS lebih baik tidak disahkan.

“Melihat banyaknya kasus kekerasan seksual hingga pelecehan seksual yang menimpa perempuan. Kami sebagai Komunitas yang seluruh anggotanya perempuan ingin mengawal RUU PKS ini agar sesuai dengan tujuan pembuatannya,” ujar Nikmatus, Selasa (1/10/2019).

Acara ini akan menghadirkan Aktivis Perempuan Inaya Wahid, Komisi Ukhuwah MUI Dr. Wido Supraha, Kepala Subkomisi Pendidikan Komnas Perempuan Dr. Nina Nurmila, dan Sekretaris Majelis Nasional FORHATI Jumrana Salikki.

“Harapannya acara ini dapat memberikan pencerahan kepada masyarakat luas khususnya perempuan agar bisa lebih fokus terhadap undang-undang yang menyangkut dirinya,” tandasnya.

Revisi UU PKS sangat penting disoroti, karena sejatinya undang-undang yang bisa dimanfaatkan perempuan di Indonesia untuk melindungi dirinya dari maraknya tindakan seksual baik secara fisik maupun psikis. Sehingga jika ada sebuah perbincangan cerdas terkait RUU PKS yang sedang di bahas oleh DPR, ini sangat membantu.

“Kita juga sebagai wanita Indonesia harus mengawal RUU PKS ini agar sesuai dengan fungsinya, untuk bisa benar-benar melindungi seluruh wanita di Indonesia,” ucapnya.

Kegiatan ini tidak dipungut biaya dan terbuka untuk umum. KJB juga mengundang berbagai komunitas hijabers se-Jabodetabek, para aktivis, dan komunitas pemuda. Untuk masyarakat umum yang ingin hadir dalam acara ‘Ngaji di Udara’ dapat mengisi form https://tinyurl.com/NgajiDiUdara2019.(Set)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed