by

Hardiono: Mediasi Sengketa Lahan UIII Terus Dilakukan

DimensiNews.co.id, KOTA DEPOK – Sekertaris Daerah Kota Depok Hardiono hadir dalam mediasi penyelesaian sengketa pembangunan Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII), di Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Republik Indonesia (RI).

Bahkan, Komnas HAM RI, mengundang juga warga penghuni lokasi pembangunan UIII dan Tim Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP).

“Jadi dalam hal ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, sudah melakukan mediasi. Namun ada beberapa permasalahan yang belum ada kesepakatan dari semua pihak. Selain itu, mediasi tersebut berada pada lingkup kesepakatan terkait permasalahan kasus tanah milik pemerintah yaitu Kementerian Agama (Kemenag) RI. Sebab, masyarakat yang tinggal atau memanfaatkan lahan sekitar menuntut uang santunan yang besarannya lebih dari jumlah yang ditetapkan,” ujar Hardiono, yang Ketua Tim Penertiban UIII. Selasa (17/9/2019), di Balaikota.

Dia menjelaskan, bahwa berdasarkan mediasi yang dilakukan, terdapat beberapa kesepakatan yang akan ditindaklanjuti oleh tim terkait. Pertama, akan dilakukan appraisal oleh KJPP kepada 22 penggarap atau 25 bidang garap dari total 61 penggarap yang sudah terdata sebelumnya.

“Selanjutnya, dari kesepakatan kedua adalah warga menyerahkan data yang belum di appraisal dan harus diverifikasi dan validasi,” jelas Hardiono.

Hardiono menambahkan, bahwa untuk kesepakan ketiga para pihak sepakat untuk memegang prinsip transparan terkait dengan hasil aritmatik sesuai ketentuan yang berlaku. Pihak warga dapat mengetahui hasil aritmatik tersebut dengan mengirimkan surat permohonan kepada Pusat Pembinaan Profesi Keuangan di Kementerian Keuangan RI.

“Artinya, dari poin keempat tersebut pihak ada yang belum sampai titik temu tentang menaikkan nominal hasil appraisal. Dikarenakan belum ada peraturan dan perundang undangan yang berlaku,” ucapnya. (Faldis)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed