oleh

PDIP Kota Tangerang Luncurkan Rumah Rakyat

DimensiNews.co.id, TANGERANG – DPC PDI Perjuangan Kota Tangerang menilai penggunaan aplikasi Tangerang Live dalam menanggapi segala persoalan di Kota Tangerang masih belum maksimal.

Pasalnya, selain dinilai masih lamban dalam merespon setiap keluhan masyarakat, penggunaan aplikasi tersebut belum sepenuhnya digunakan oleh warga Kota Tangerang.

“Dari hampir dua juta penduduk, yang menggunakan aplikasi Tangerang Live hanya sekitar 53 ribu, dan jumlah tersebut didominasi oleh kalangan tertentu saja,” kata Andri Permana, Sekjen DPC PDI Perjuangan Kota Tangerang saat peluncuran Rumah Rakyat di salah satu restoran di Tangerang, Minggu (15/9) kemarin.

Ia menilai, seyogyanya sebelum menerapkan smart city, warga Kota Tangerang harus terlebih dulu dibuat pintar oleh Pemkot Tangerang dengan berbagai upaya, sehingga konsep yang diterapkan tidak hanya dinikmati oleh kalangan tertentu saja.

“Ini salah satu latar belakang kami, kenapa PDI-P membuka jalur tradisional, karena proses digital belum sepenuhnya memberikan akses kepada masyarakat kita yang 1,7 juta sekian,” tuturnya.

Menurut dia, dengan dibukanya jalur pengaduan tradisional bukan berarti partai berlambang banteng tersebut antipati terhadap perkembangan jaman seperti penggunaan digitalisasi, akan tetapi lebih ke arah membuka ruang bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan tanpa harus dipusingkan dengan digitalisasi tersebut.

“Proses digitalisasi di Kota Tangerang pasti akan kita support, tapi rakyat saat ini butuh solusi bukan banyak aplikasi kita akan tetap bergerak bersama rakyat, kita akan membuka jalur tradisional dan kita akan mebuka ruang-ruang pengaduan masyarakat di setiap wilayah,” jelasnya.

Andri menjelaskan, Program Rumah Rakyat yang baru saja diluncurkan tidak membutuhkan proses panjang seperti yang diterapkan pemkot dalam aplikasi Tangerang Livenya.

“Kita meluncurkan ini untuk memangkas birokrasi, alur pengaduan di Rumah Rakyat bisa melalui telepon atau bisa datang langsung ke ruang Fraksi, kami sediakan staff di sana untuk menampung aspirasi dan keluhan masyarakat,” kata Andri yang berangkat dari Aktivitis untuk duduk di kursi legislatif itu.

Ia mengklaim, Ruang Rakyat adalah bentuk kewajiban partai politik dalam menjalankan fungsi pendidikan politik, partai harus hadir bersama rakyat dalam mengawal pembangunan.

“Ruang Rakyat wujud kepeloporan PDIP Kota Tangerang dalam rangka membangun kesadaran rakyat agar mampu terlibat aktif dalam pembangunan,” jelas Andri.

Dalam pelaksanaannya Ruang Rakyat ini akan difungsikan secara terintegrasi kedalam kerja Partai, masyarakat dapat menghubungi ke nomer Hotline partai untuk kemudian diverifikasi, lalu ditindaklanjuti ke Fraksi di DPRD sebagai kepanjangan tangan partai, adapun waktu pengaduan 6 hari kerja.

Selain itu, struktur partai yang tersebar di seluruh kelurahan kedepannya akan difungsikan sebagai gerbang pertama mengawal persoalan di masyarakat.

“Teknisnya Ruang Rakyat ini sifatnya Hotline maupun langsung datang ke kantor partai. kami akan melayani di hari kerja, dengan menempatkan 1 kader partai yang siaga. Aspirasi yang masuk dari kantor partai maupun hotline akan segera ditindaklanjuti dalam rapat partai dengan fraksi. Hal itu wujud responsif terhadap masalah masyarakat,” kata Andri.

Andri Juga menekankan pentingnya kerja gotong-royong semua elemen dalam membangun Kota Tangerang tercinta.

“Jangan biarkan walikota bekerja sendirian menyelesaikan permasalahan di kota Tangerang, semua elemen anak bangsa harus gotong-royong bahu-membahu demi kemajuan kota kita tercinta,” pungkasnya.

Sementara itu, Gatot Wibowo Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Tangerang menegaskan, salah satu kunci keberhasilan mewujudkan Tangerang sebagai Kota Pintar adalah terwujudnya Smart People, dimana masyarakat sadar akan manfaat dan kegunaan teknologi dalam melayani kebutuhannya.

Oleh sebab itu, DPC PDI Perjuangan Kota Tangerang perlu menggagas konsep Rumah Perjuangan Masyarakat atau Ruang Rakyat sebagai sarana dalam melaksanakan pendidikan politik dan menyerap aspirasi masyarakat.

“Kami kepengurusan baru PDIP Kota Tangerang menggagas rumah perjuangan bagi masyarakat agar terwujud pendidikan politik kepada rakyat, khususnya agar masyarakat mau melaporkan segala masalah yang terjadi dilingkungan,” ujar Gatot Wibowo Ketua DPC PDIP sekaligus Ketua DPRD Kota Tangerang. (dul)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed