MTQ Provinsi Banten Diikuti 221 Imam, Ini Pesan Saibilul Alif

  • Bagikan

BANTEN – Ketua Steering Committee SC International Grand Imams Conference IGIC 2026 Irjen Pol. Dr. M. Sabilul Alif, S.H., S.I.K.,M.Si., menghadiri Penutupan Musabaqah Tilawatil Qur’an MTQ Imam Masjid Tingkat Provinsi Banten, Minggu (05/07/2026). Kegiatan ini menjadi puncak rangkaian Bridging to IGIC 2026 di Provinsi Banten.

Acara penutupan turut dihadiri Menteri Agama RI Ibu Helmi Halimatul Udhma selaku Pengawas Dewan Hakim, para ulama, tokoh agama, dewan hakim, unsur Pemprov Banten, pemerintah kabupaten/kota, serta peserta MTQ dari seluruh wilayah Banten.

Dalam sambutannya, Sabilul Alif menyampaikan MTQ Imam merupakan bentuk penghargaan dan upaya nyata meningkatkan kualitas sumber daya imam masjid sebagai pemimpin umat, penjaga nilai-nilai keislaman, dan perekat persatuan bangsa.

“Imam merupakan garda terdepan dalam membangun karakter umat. Karena itu, peningkatan kualitas dan kapasitas imam harus terus dilakukan secara berkelanjutan. MTQ Imam bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi menjadi sarana melahirkan imam-imam yang profesional, berintegritas, memiliki wawasan kebangsaan, serta mampu menjadi perekat persatuan bangsa,” ujar Sabilul Alif.

BACA JUGA :   Sambut Harla ke-58, PMII Cabang Tidore Bakal Gelar Talk Show “Tidore Menggugat”

Ia menambahkan, peran imam sangat strategis. Selain memimpin ibadah, imam juga menjadi pembimbing masyarakat, penyebar nilai Islam moderat, penjaga kerukunan umat beragama, serta mitra pemerintah dalam menciptakan stabilitas sosial dan memperkuat persatuan nasional.

MTQ Imam Masjid Tingkat Provinsi Banten diikuti 221 imam dari seluruh kabupaten/kota. Tahapan seleksi dilakukan secara daring. Dari jumlah tersebut, 180 peserta lolos ke babak penyisihan, dan 28 finalis terbaik tampil di babak final.

Tujuh cabang yang diperlombakan yaitu Tartil Al-Qur’an, Tilawah Al-Qur’an, Hifzh 15 Juz, Hifzh 30 Juz, Tafsir Al-Qur’an, Khutbah Jumat, dan Adzan.

Sabilul Alif juga menyampaikan apresiasi kepada Menteri Agama RI, dewan hakim, panitia, dan seluruh pihak yang mengawal pelaksanaan MTQ secara profesional, objektif, dan berintegritas sehingga mampu melahirkan imam-imam terbaik.

BACA JUGA :   Mayjen TNI Joni Supriyanto Resmi Menjadi Ketua Umum PB Perbakin Periode 2018 - 2022

Sebelum MTQ, rangkaian Bridging to IGIC 2026 di Banten diawali dengan Istighatsah dan Tabligh Akbar yang dihadiri sekitar 5.000 jamaah, serta Seminar Keimaman yang diikuti 500 peserta dari kalangan imam masjid, penyuluh agama, akademisi, mahasiswa, pengurus DKM, dan elemen masyarakat.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Menteri Agama RI dan Gubernur Banten sebagai bentuk dukungan penguatan peran imam dan masjid dalam membangun kehidupan beragama yang damai, moderat, dan harmonis.

Menurut Sabilul Alif, kegiatan di Banten merupakan bagian dari gerakan nasional menuju IGIC 2026, forum internasional yang akan mempertemukan imam besar, ulama, dan tokoh agama dari berbagai negara untuk memperkuat kolaborasi membangun perdamaian dunia melalui religious diplomacy.

BACA JUGA :   Tokoh Masyarakat Koto Jayo H Abdul Aziz: Haji Mashuri Wajib Kito Lanjutkan

“Alhamdulillah, rangkaian Bridging IGIC telah sukses dilaksanakan di Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, dan kini di Provinsi Banten. Selanjutnya kegiatan ini akan berlanjut di beberapa provinsi lain untuk memperluas partisipasi para imam dan membangun semangat kebersamaan menuju IGIC 2026,” jelasnya.

Ia menegaskan Indonesia memiliki modal kuat menjadi pusat diplomasi keagamaan dunia. Sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar yang hidup dalam keberagaman, Indonesia telah membuktikan nilai toleransi dan kerukunan menjadi kekuatan utama bangsa.*

Penulis: UmnawatiEditor: Renoto
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses