SIDOARJO – Kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 yang digelar di Desa Kedensari, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Kamis (8/1/2026), berlangsung semarak dan penuh kebersamaan. Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara TNI, Polri, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, dan petani dalam mendukung program ketahanan pangan Nasional.
Panen raya tersebut diikuti langsung oleh Kepala Staf Korem (Kasrem) 084/Bhaskara Jaya Kolonel Inf Nico Reza H. Dipura, S.H., M.M., M.Han., bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto.
Kehadiran para pimpinan daerah ini menunjukkan komitmen bersama lintas sektor dalam menjaga ketersediaan pangan strategis, khususnya komoditas jagung.
Panen dilakukan secara simbolis di lahan pertanian milik kelompok tani setempat. Selain memetik hasil panen, jajaran TNI dan pemerintah daerah juga berdialog langsung dengan para petani guna menyerap aspirasi serta mengetahui berbagai tantangan yang dihadapi di lapangan.
Kasrem 084/Bhaskara Jaya Kolonel Inf Nico Reza H. Dipura menegaskan bahwa keterlibatan TNI dalam kegiatan panen raya ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah di bidang ketahanan pangan.
“Melalui pendampingan yang berkelanjutan, TNI hadir bersama petani mulai dari proses tanam, perawatan, hingga panen. Kami ingin memastikan petani merasa didampingi dan produksi pertanian dapat terus meningkat,” ujar Kolonel Inf Nico Reza H. Dipura.
Ia berharap kegiatan panen raya serentak ini dapat menjadi pemicu semangat bagi para petani untuk terus mengoptimalkan lahan pertanian yang ada. Menurutnya, ketahanan pangan yang kuat akan berdampak langsung pada stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 ini turut dihadiri unsur Forkopimda Jawa Timur, perwakilan TNI-Polri, pejabat pemerintah daerah Kabupaten Sidoarjo, serta kelompok tani. Acara berlangsung aman, lancar, dan penuh semangat gotong royong.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara aparat keamanan, pemerintah, dan masyarakat dapat terus diperkuat guna mendukung pertanian yang berkelanjutan sekaligus menjaga ketahanan pangan di Jawa Timur dan Nasional. (By)
















