BOGOR — Hujan deras disertai angin kencang menerjang kawasan Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (12/2) sekitar pukul 13.00 WIB. Terjangan angin menyebabkan kerusakan di sejumlah titik, mulai dari pepohonan tumbang hingga atap stadion yang rusak parah.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bogor, Ade Hasrat, mengatakan angin kencang bertiup dari arah selatan ke utara dan berlangsung sekitar 15 menit.
“Kerusakan yang ditimbulkan cukup banyak. Hampir sebagian besar pepohonan di sekitar Pakansari tumbang. Kemudian ada gedung yang sedang dibangun untuk koperasi Merah Putih, atapnya juga rusak,” ujar Ade, Kamis (12/2).
Kerusakan paling parah terjadi di Stadion Pakansari. Bagian atap di sisi utara stadion dilaporkan mengalami kerusakan cukup serius akibat terjangan angin.
“Yang terparah ada di Stadion Pakansari itu sendiri. Terjadi kerusakan cukup parah pada atap di sisi sebelah utara,” katanya.
Sejumlah video yang beredar di media sosial memperlihatkan situasi mencekam saat angin kencang melanda kawasan tersebut. Dalam rekaman terlihat hujan turun deras dengan jarak pandang terbatas. Angin kencang bahkan dilaporkan menghempaskan satu unit truk, merobohkan sepeda motor, serta menerbangkan material atap bangunan.
Beberapa warung tenda di sekitar lokasi juga roboh, sementara barang dagangan warga tampak berserakan terbawa angin. Dalam video lain, atap Stadion Pakansari terlihat berlubang setelah dihantam angin kencang.
Ade menjelaskan, pusaran angin diduga mulai bergerak dari kawasan Laga Tangkas, kemudian melintasi pintu 3 hingga pintu 6 di sisi utara stadion.
“Pada sore hari ini kita mendapat musibah atau ujian. Angin kencang bergerak dari arah selatan ke utara, dimulai dari sekitar Laga Tangkas hingga ke sisi utara Stadion Pakansari,” ujarnya.
Hingga sore hari, petugas gabungan dari BPBD, TNI, Polri, dan instansi terkait telah berada di lokasi untuk melakukan penanganan. Proses evakuasi difokuskan pada pembersihan pohon tumbang dan material bangunan yang sempat menutup akses jalan di lingkar Stadion Pakansari.
“Saat ini kita fokus mengevakuasi pepohonan dan material akibat angin kencang ini. Kita berharap aktivitas tidak terganggu dengan adanya bencana ini,” kata Ade.
BPBD juga menerima laporan satu orang mengalami luka ringan akibat kejadian tersebut. Korban merupakan seorang pedagang yang sedang berjualan di sekitar lokasi saat berlangsung pertandingan pencak silat yang digelar oleh TNI.
“Korban luka satu orang di sekitar Laga Tangkas. Sudah dibawa ke rumah sakit untuk penanganan, dan Alhamdulillah hanya luka ringan,” ujarnya.
Korban dilaporkan mengalami luka gores di bagian lengan, diduga akibat terkena material atau tertimpa tenda yang roboh. Tenda-tenda sepanjang kurang lebih 20 meter dilaporkan tersapu angin saat kejadian.
Petugas masih melakukan pendataan terkait total kerugian akibat peristiwa tersebut. Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu.*
















