Janjikan Bisa Bantu Jadi Pegawai, Oknum Satpol PP Terancam Masuk Bui

  • Bagikan

TANGERANG SELATAN – Oknum anggota Satpol PP Kota Tangerang selatan berinisial AZS dilaporkan ke Polisi oleh salah seorang warga berinisial ND lantaran diduga melakukan penipuan dengan modus perekrutan pegawai.

Berdasarkan surat pemberitahuan perkembangan hasil penyidikan (SP2HP), yang beredar dikalangan pewarta, Laporan tersebut telah memasuki tahap penyidikan dan gelar perkara untuk peningkatan status perkara dan telah dilakukan pemeriksaan terhadap terlapor dan saksi – saksi.

ND menuturkan kejadian tersebut berawal di tahun 2021 saat dirinya didatangi oleh salah satu oknum anggota satpol PP Tangerang Selatan berinisial AZ yang mengaku bisa membantu proses perekrutan pegawai dengan biaya sebesar Rp 36 juta yang harus dibayarkan dimuka.

BACA JUGA :   Mahfud MD Siap Bantu Prabowo Jalankan Reformasi Polri Lewat Komite Khusus

“Dia menawarkan diri untuk melamar melalui bantuannya karna merasa sebagai anggota Satpol PP yang masih Aktif dan kenal dengan beberapa pejabat,” ungkap N Kepada Wartawan Jumat, (13/10/2023).

Dirinya menuturkan sepekan setelah uang diserahkan kepada AZ, dirinya mendapat pesan singkat dari PP salah satu orang yang mengaku sebagai staff di satpol PP Kota Tangerang untuk mempersiapkan seragam berikut atribut yang dibutuhkan untuk menjadi anggota Satpol PP.

“Itu saya habis sampe 5 juta buat beli seragam mulai dari baju PDH, PDL sepatu dan segala macemnya,” ungkap ND.

Namun hingga waktu pelantikan, dirinya mengaku tidak mendapatkan panggilan dari dinas SatpolPP, sehingga dirinya berinisiatif untuk menghubungi AZ yang mengaku dapat memastikan dirinya dapat diterima menjadi Anggota Satpol PP.

BACA JUGA :   Dandim Sarko Targetkan Vaksinasi Untuk Lansia dan Anak-anak

“Itu saya nanyain ke dia kenapa yang lain udah dilantik saya belum, jawaban dia ngambang nanti bulan februari nunggu ada yang gugur dulu nanti kalau ada yang ngundurin diri tapi ngga juga ada kabar baik,” jelas ND.

.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses