by

Aminudin: Tidak Perlu Khawatir Jika ada JKN-KIS

Aminudin (Peserta PBI APBD DKI Jakarta)

Dimensinews.co.id Jakarta – Bagi Aminudin sudah tidak asing dengan Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan.

Aminudin sudah lama menjadi peserta JKN-KIS yang didaftarkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebagai peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBD DKI Jakarta.

Bahkan Aminudin pernah mengalami sendiri manfaat JKN-KIS atas perawatan kesehatan penyakit vertigo yang dialaminya di Rumah Sakit Pelni dua tahun lalu.

“Dua tahun lalu menjelang lebaran saya dilarikan ke rumah sakit oleh saudara. Saat itu saya mengalami vertigo yang mengakibatkan mual hebat. Waktu itu saya tidak bisa berdiri dengan tegak karena seakan dunia di sekeliling saya berputar,” jelas Aminudin mengawali ceritanya di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Barat saat mengantar keponakannya, Senin (29/7/2019).

Dirinya sempat dirawat selama kurang lebih dua minggu atas penyakit yang dideritanya. Dokter memberikan diagnosa asam lambung sehingga mengganggu peredaran darah di kepala yang mengakibatkan sakit kepala hebat sehingga dirinya sempat menjalani tes kesehatan untuk mengetahui akar masalah atas pusing yang dideritanya.

“Rumah sakit sempat me-rontgen kepala saya. Saat itu saya mendapatkan perawatan macam-macam, dan saya tidak diminta membayar sama sekali. Jadi semuanya serba gratis. Apalagi saya mendapatkan pelayanan yang bagus dan tidak ada masalah sama sekali,” jelas Aminudin.

Itu adalah pertama dan terakhir kalinya Aminudin harus dirawat inap di rumah sakit. Saat ini ia hanya beberapa kali berobat ke Puskesmas. Aminudin juga berharap agar BPJS Kesehatan dan Program JKN-KIS dapat selalu hadir untuk membantu masyarakat yang membutuhkan perawatan kesehatan.

“Kalau tidak ada Program JKN-KIS itu nanti kami masyarakat kecil yang akan kesusahan. Apalagi masyarakaat seperti saya. Saat ini, kami bersyukur karena kami diberi kesehatan dan tidak perlu khawatir kelak kalau sakit ada JKN-KIS yang membantu kami atas biaya perawatan kesehatan yang tidak akan dapat dijangkau jika kami harus membayar sendiri,” tutup Aminudin. (NA/dim)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed