Kabag Humas Palas Di Nilai Tidak Efektif Dalam Mengelola Informasi Dan Terkesan Diskriminatif

 

 

DimensiNews.co.id PADANG LAWAS – Dalam menghadapi perubahan zaman teknologi, informasi dan komunikasi yang pesat Humas pemerintah berperan sebagai corong atau sumber informasi, merupakan ujung tombak dalam menyampaikan berbagai program dan kinerja pemerintah sehingga hasilnya dapat langsung dinikmati Publik.

Lebih penting lagi, humas harus menjalin sinergi dan akrab dengan wartawan, agar dapat mengontrol informasi yang disampaikan kepada publik.
Humas pemerintah harus mampu bersinergi/bermitra dengan wartawan baik Media Cetak, Media Elektronik maupun Media Sosial, serta  lembaga pers lainnya dalam membantu pemerintah untuk menyebarluaskan informasi program pembangunan  kepada masyarakat.

Namun hal ini sangat berbanding terbalik dengan Humas Sekertariat Daerah Bupati Palas, pasalnya pada saat Dimensinews menyambagi ruangan kantor tersebut pada Senin (18/03/19) pukul 15:00 Wib hanya mendapati seorang pria yang diketahui adalah Tenaga Kerja Sukarela (TKS) sedang duduk di depan laptop dan seorang lagi mengaku Siswi (red) SMK AL-Fazar yang sedang Praktek Kerja Lapangan (PKL) menghuni ruangan kerja Kabag Humas dan para staf jajaranya.

Dimensinews coba menayakan keberadaan Kabag Humas Imron Siregar maupun staf jajaranya kepada TKS yang ada mengaku tidak mengetahui keberadaan Kabag Humas maupun staf jajarannya berada, demikian juga dengan siswi SMK Al-Fazar Sibuhuan mengaku hal yang sama, tidak tahu apa-apa, pihaknya dikantor tersebut hanya PKL.
“saya tidak tahu orang yang Bapak maksud, saya disini hanya PKL”, ungkap siswi tersebut.

Salah satu wartawan media cetak harian (red) yang saat itu secara tidak sengaja bertemu, Dimensinews coba menanyakan keberadaan Humas serta nomor selulernya, namun pihaknya mengatakan humas memang jarang ditemui di ruangan, sedangkan nomor selulernya juga sukar di hubungi, pasalnya menurut pengakuan wartawan media harian tersebut humas memiliki 10 nomer seluler. “Humas memang jarang keliatan dan jarang ada di ruangannya, sedangkan nomor telponya saja susah di hubungi, soalnya nomornya sepuluh”,ungkapnya.

Ditempat lain, Dimensinews sontak terkejut mendengar pengakuan dari dua wartawan yakni media cetak mingguan Sumatera Tenggara Pos dan media cetak harian Portibi saat ditanyakan mengenai pelayanan dan peranan kabag humas, malah mereka mengeluhkan dana kliping berita yang sudah 9 bulan belum ada dicairkan humas.

“Parah itu Humas bang, kalau ada kegiatan pemda,tidak jarang kita kesulitan meminta informasi materi kegiatan, tapi kalau wartawan tertentu dikasinya itu, yang parahnya lagi, dana kliping berita sudah 9 bulan belum dicairkan untuk wartawan dan tidak tahu kapan, padahal kalau biasanya setiap 6 bulan sekali”.keluhnya.

Berdasarkan amatan Dimensinews, wabsite padanglawaskab.go.id dan wabsite setdakab.padanglawaskab.go.id yang diharapkan dapat up date segala kegiatan Pemda Palas, namun pada kenyataannya untuk wapsite Padang Lawas Kab up date kegiatan terahir pada tanggal 26 Februari sedang wapsite Setdakab up date kegiatan terahir pada tanggal 15 Maret 2019, untuk diketahui pertanggal 18 Maret 2019 Pemda Palas padat aktivitas.

Humas pemerintah dituntut meningkatkan pengelolaan dan pelayanan informasi serta mempermudah akses informasi, tidak bersifat diskriminatif terhadap wartawan/media massa, dan memperlakukan wartawan secara adil, hubungan sinergitas kemitraan antara Humas dan Wartawan harus berjalan dengan baik agar tata kelola pemerintahan yang efektif, terpercaya dapat terwujud secara optimal. Semoga Humas ke depan lebih profesional dalam melaksanakan tugasnya.

 

 

 

 

 

Laporan Wartawan : R9

Editor.                       : Red DN

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial