Alfamidi Diduga Ambil Kesempatan dalam Kesempitan Pada Korban Banjir

  • Bagikan

KOTA TANGERANG – Pasca banjir di wilayah Kecamatan Priuk, Kota Tangerang banyak masyarakat korban banjir yang ingin bersih-bersih rumahnya dari sisa-sisa lumpur yang tertinggal.

Seperti yang dilakukan oleh Novi warga Perumahan Garden City Resident RW. 15 Kelurahan Priuk,. Kecamatan Priuk pasca bersih-bersih rumahnya belanja di Alfamidi di bilangan Regency dengan membeli perlengkapan rumah tangga dan makanan, Selasa (23/2/2021).

Namun, setelah sampai di rumah ternyata banyak selisih dari hasil totalan harga, tertera sabun isi 4 harga 18 ribu ternyata hanya diberikan ke pembeli satu.

“Saya merasa ada keanehan aja, dalam kondisi kayak gini kok masih aja ada yang mau ambil kesempatan dalam kesempitan. Walau pun hanya 15 ribu, tapi para korban banjir kan bukan hanya saya aja, masih ada banyak korban banjir yang lain yang juga belanja kebutuhannya seperti saya,” ungkap Novi kepada wartawan.

BACA JUGA :   Rapat Evaluasi Pembangunan, Arief Tekankan Pentingnya Integrasi Data

“Saya berharap kepada para pembeli agar lebih teliti lagi, kalau membeli di minimarket tersebut dan juga ini buat pelajaran kepada penjaga mini market Alfamidi, tolong agar lebih teliti dalam memasukan harga. Jangan mentang-mentang kita lagi buru-buru dia memasukan harga semaunya aja,” tandasnya.

Sofia, penjaga mini market Alfamidi ketika dikonfirmasi mengakui kesalahannya. “Maaf ini kesalahan memasukan struk harga. Memang kalau yang harga 18 ribu itu yang isi 4, tetapi kalau hanya satu harganya hanya lima ribuan. Sekali lagi mohon maaf ya, kata Sofia sambil memberikan sabun yang isi 4.*(dul)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses