oleh

Kripik Jamur Lia Elyanti Warga Sako Kota Palembang Raup Keuntungan Ratusan Ribu Perhari

 

Dimensinews.co.id OKUS SUMSEL – Makanan ringan berbahan Kripik Jamur Tiram yang mulai di gemari masyarkat sumsel sudah masuk pasaran.

Lia Elyanti pemilik usaha Kripik Jamur Tiram memulai usahanya sejak 2019 lalu itu yang mulanya hanya berfokus pada bisnis jamur tiram segar,Namun berinivasi menjadi Keripik jamur dan sangat di gemari masyarakat.

Seiring berjalan waktu atau setelah enam bulan berjalan rupanya peminatnya pasar mulai berkurang karena situasi pandemi yang menimpa hampir seluruh negara sejak awal Maret lalu. Lia Tak ingin bisnisnya mati, Lalu ia pun mencoba menjadikan jamur menjadi produk olahan lain yakni keripik Jamur.

Lia menjelaskan,karena menurunnya penjualan Jamur segar muncul lah ide untuk mengubah jamur segar menjadi Kripik jamur dan di olah dirumahnya di Jalan Sukakarya 2 Nomor 1, Kelurahan Sukamaju Kecamatan Sako Palembang, Senin (16/11/2020).

Inovasi yang di lakukan Lia ternyata berbuah manis, peminat keripik jamur olahannya ternyata lebih tinggi dibanding jamur segar meningkat tajam.Bahkan, saat ini dalam sehari Lia bisa mengantongi Rp 200 ribu rupiah perharinya dari penjualan keripik jamur tersebut.

” Jika dibandingkan jamur segar yang per 1 kilo hanya Rp22 ribu, keripik jamur tiram per 1 kilo di banderol dengan harga Rp 60 ribu.”papar Lia

Tak hanya ukuran besar, Lia juga mengemas keripik jamur menjadi ukuran 250 gram agar semua kalangan dapat membelinya karena harga yang terjangkau.

“Lumayan sekali dibanding jamur segar yang cepat busuk. Keripik bisa tahan lama dan lebih disukai konsumen,” terang Lia.

Lia mengatakan, di awal-awal mencoba membuat keripik dia sempat beberapa kali gagal. Terlebih, saat itu dia hanya mempelajari cara membuat keripik dari video di Youtube.

Saat ini keripik buatan Lia memang baru menyediakan rasa keripik orisinil atau gurih dari tambahan bumbu yang terdiri dari bawang putih, bawang merah, gula, garam dan penyedap rasa.

“Ke depannya Insyaallah akan ada variasi rasa baru untuk keripik jamur tiram.”katanya

Masih di katakan Lia,Sekarang saya sudah memasarkan produk ini secara online lewat Medsos.

“Untuk sekarang ini pembelinya masih seputaran kota Palembang,tapi sudah lebih dari cukup untuk menutup biaya operasional jamur tiram.” kata Lia.*(BG)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed