DimensiNews.co.id, TOBA – Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Martuani Sormin, menggelar kunjungan kerja ke Kabupaten Toba dengan mengayuh sepeda dari Parapat Kabupaten Simalungun hingga Kota Balige.
Perjalanan dilakukan sekitar pukul 16.30 WIB Kamis, 23 Juli 2020 sore kemarin dan tiba di titik kumpul Hotel Labersa, Balige sekira pukul 20.00 WIB.
Rombongan Kapolda beserta pejabat utama Poldasu disambut oleh Bupati Toba Darwin Siagian, Ketua TP PKK Brenda Ritawaty Aruan, Wakil Bupati Hulman Sitorus, Kapolres AKBP Akala Fikta Jaya Sik, Dandim 0210/TU Letkol Czi Roni Agus Widodo, Ketua DPRD Effendi P. Napitupulu SE, dan Wakil Ketua DPRD Candrow Manurung.
Penyambutan tersebut diramu dengan penampilan tor-tor Sihutur Sanggul Kreasi oleh Ruma Parsiajaran Inang Nauli Basa Sibisa asuhan Juita Manurung.
Dalam sambutannya, Jenderal Bintang dua ini menyampaikan bahwa dirinya sengaja datang ke daerah itu untuk memotifasi seluruh element masyarakat khususnya yang hadir tentang betapa pentingnya pendidikan.
Dikemukakan, bahwa Ia cukup bangga karena Kabupaten Toba menempati urutan ke 2 dalam Indeks Pembangunan Manusia. Namun menurutnya hal tersebut tidak dapat dijadikan landasan pengakuan bahwa putra – putri di Kabupaten Toba hebat.
Dia juga mengungkapkan, bahwa amanah atau jabatan yang Ia emban diperoleh atas kasih karunia Tuhan, serta kerja super keras dan menanggalkan pola – pola hidup yang merusak masa depan.
“Sudah terlena kita ini, saya datang ini wake up call. Kompetisi akan semakin ketat maka persiapkan anak-anak kita. Narkotika itu adalah musuh kita yang pertama, jangan dibiarkan merajalela. Musuh yang kedua adalah Togel, masalah ketiga HIV-AIDS. Mindset kita harus dirubah,” tegasnya.
Kapolda menuturkan, pesatnya kemajuan dan perhatian pemerintah pusat untuk pengembangan bidang pariwisata di kawasan Danau Toba tentu harus didukung oleh kualitas sumber saya manusia.
“Kalau mau kampung kita ini menjadi destinasi wisata, harus aman. Kata kunci segalanya adalah SDMnya. Supaya kehadiran saya berarti dan bermakna, saya harus katakan walau pahit. Jawaban satu-satunya hanya sekolah. Sekolahkan anak-anak kita supaya bisa berkompetisi,” ujarnya.
“Saya mau menorehkan tinta emas di akhir masa karir saya, mudah-mudahan pertemuan kita ini menjadi awal dari perubahan kita ke arah yang lebih baik. Kita yang punya daerah ini, mari kita kelola mari kita urus dengan baik,” tambah Martuani.
Bupati Toba Darwin Siagian pada kesempatannya menyampaikan, kerinduan masyarakat untuk hadir menyambut Kapolda terpaksa dibatasi mengingat kondisi wabah pandemi Covid-19 yang hingga kini masih terjadi.
“Terimakasih atas kehadirannya di kabupaten ini pak, sebenarnya banyak masyarakat yang ingin datang menyambut langsung kehadiran Bapak disini, tapi mengingat pandemi Covid saat ini terpaksa kita batasi,” sebut Darwin.
Terpisah, Direktur Utama BPODT Arie Prasetyo melaporkan bahwa kondisi perkembangan Danau Toba menjadi salah satu super prioritas destinasi wisata di Indonesia. Geopark kaldera Toba, disebutkan sudah sejajar dengan geopark lainnya di dunia.*(FLT)
















