Dewan Dukung Warga Lubuk Bederong Tolak PETI Di Sungai Sipa.

  • Bagikan

DimensiNews.co.id SAROLANGUN – Warga Desa Lubuk Bedorong, Kecamatan Limun mulai bergelojak, mereka yang menolak adanya aktivitas alat berat yang digunakan untuk penambangan emas tanpa izin PETI di wilayahnya.

Muslim, anggota DPRD Kabupaten  Sarolangun mengatakan, jika gejolak masyarakat Lubuk Bedorong tersebut dilatarbelakangi niat masyarakat untuk menjaga Sungai Sipa agar tidak terkontaminasi.kata Muslim

“Sungai Sipa itu dari nenek moyang kita itu lumbungnya emas,Jadi masyarakat itu ingin melindungi kelestarian itu (sungai). Jangan sampai dirusak,” katanya akhir pekan kemarin.

Dia mengaku,Satu satunya Sungai di Kecamatan Limun yang masih lestari adalah sungai Sipa, jika sungai itu juga dirusak, maka sudah tidak ada lagi sungai di Kecamatan Limun yang masih lestari.ujarnya.

BACA JUGA :   Sambil Menangis, Artis VS Bantah Terlibat Prostitusi

Muslim juga menganggap, wajar jika masyarakat Lubuk Bedorong tersebut mengusir warga lain yang ingin menambang emas di Sungai Sipa.Katanya,

Meski kaya akan kandungan emas, tetapi sungai tersebut katanya tidak akan ada aktivitas penambangan emas di Sungai tersebut, baik secara tradisional maupun menggunakan alat berat seperti umumnya saat ini.

Muslim juga menuturkan,meski Hulu Sungai sipa berada cukup jauh dari Desa Lubuk Bedorong, butuh waktu sekitar dua hari satu malam berjalan untuk sampai ke hulu sungai,masyarakat Lubuk Bedorong itu bukan mempertahankan ego, tapi mereka mempertahankan kelestarian sungai,” kata Muslim.

Dia berharap, aparat keamanan bisa ikut andil dalam menjaga kelestarian sungai Sipa. Sebab, keberadaan sungai tua itu bisa menjadi icon Kabupaten Sarolangun di masa yang akan datang.katanya.

BACA JUGA :   Sah, Mantan Komisioner Komnas Perempuan Terpilih Menjadi Ketua Dewan Pers 2022 - 2025

Dia menilai, aktivitas tambang emas di Limun justru merugikan masyarakat secara ekonomi. Banyak kebun karet yang dulunya bisa menghasilkan uang setiap hari, setiap bulan, setiap tahun, tapi sekarang berganti dengan galian tambang yang menganga tanpa ada reklamasi.katanya

“Saya mengimbau masyarakat Limun untuk segera beralih dari PETI ke usaha lainnya.atau kalau nanti semen baturaja buka, penambang beralih ke semen,” katanya.

Menurutnya peluang kerja di pabrik Semen Baturaja sangat besar bagi masyarakat di Kabupaten Sarolangun, sehingga hal itu bisa dimanfaatkan masyarakat libun untuk beralih dari penambang ilegal menjadi pekerja di pabrik semen untuk memenuhi kebutuhan ekonomi.pungkasnya.

Laporan Reporter : Sanu
Editor.                     : Red DN

BACA JUGA :   Bupati Tubaba Diminta Adakan Seleksi Terbuka atas Pengisian Jabatan Sekda
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses