Warga Taman Jaya Cipondoh Tolak Pembangunan Kios di Fasum

  • Bagikan

DimensiNews.co.id, TANGERANG – Puluhan warga perumahan Taman Jaya, Kelurahan Cipondoh Makmur, Cipondoh, Kota Tangerang melakukan aksi protes atas pembangunan kios di wilayahnya, Sabtu (12/10/2019). Sebab lahan yang digunakan merupakan fasos fasum.

Dalam aksi puluhan warga tersebut membentangkan spanduk penolakan yang bertuliskan ‘Kami warga Taman Jaya menolak keras fasilitas umum (fasum) dijadikan Kios ! Demi demokrasi kami minta agar segera diadakan pemilihan RT/RW 011 di Taman Jaya secepatnya’.

Warga menuding pembangunan kios tersebut dilakukan oleh salah seorang ketua rukun Warga (RW) yang saat ini sedang menjabat, dan rencana nya kios tersebut akan dikontrakan dengan biaya Rp 5 juta buat pendaftaran dan Rp 600 ribu untuk tiap bulannya,

BACA JUGA :   Tabir Butuh Pemuda Yang Berkarya Demi Kemajuan Tabir Yang Lebih Baik 

Seperti yang diungkapkan oleh Dahyar (50), dirinya bersama puluhan warga sudah cukup bersabar dengan ulah dan kelakuan ketua RW 011 itu.

“Masalah warga taman jaya itu sudah cukup lama dan banyak dengan oknum ketua RW di sini. Kami melakukan protes ini khusus mempermasahkan pendirian kios yang dibuat di pinggir jalan, yang merupakan fasilitas umum,” terang Dahyar warga RT 01/011.

Sebelumnua warga telah memperingati oknum RW tersebut, namun tidak digubris.

“Intinya warga meminta bangunan kios di pinggir segera dibongkar, kesabaran kami sebagai warga sudah habis atas kelakuan oknum RW. Kita sering warga diintimidasi, warga ditakut-takuti dengan preman suruhannya, dia (RW) mentang-mentang anggota TNI aktif,” ucapnya.

BACA JUGA :   Dinas Pariwisata Pemkab Halteng Dilibatkan Mendukung 10 Destinasi Wisata

Lurah Cipondoh Makmur Boyke Urif pun berusaha menjadi mediator warga. Karena lahan di Taman Jaya masih dimiliki oleh pengembang.

“Di Perumahan Taman Jaya ini  seratus persen murni masih milik pengembang, kami dari pihak pemerintah sudah sering mencoba jembatani namun sampai saat ini masih sulit,” kata Boyke. (Dul)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses