Ribuan Hektar Areal Sawah Disiapkan Pemkab Purwakarta Untuk Mengembangkan Dan Memproduksi Beras Nutri Zinc Bagi Penderita Stunting

  • Bagikan

PURWAKARTA – Menindaklanjuti perintah Presiden RI Joko Widodo yang meminta semua Daerah ikut aktif dalam mengentaskan stunting agar mengamankan bonus Demografi dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Pemerintah Kabupaten Purwakarta terus fokus dan bersungguh – sungguh merealisasikannya diantaranya dengan menyiapkan areal lahan Pesawahan sejak tahun 2020 lalu, untuk memproduksi beras kualitas tinggi Nutri Zinc yang akan dikonsumsi khusus bagi para penderita stunting

Berdasarkan Data dari Dinas Pangan Dan Pertanian (Dispangtan) Purwakarta luas areal pesawahan yang ditanami padi penghasil beras Nutri Zing mencapai 2.425 hektar, yang tersebar di 12 kecamatan yang ada di Wilayah Kab.Purwakarta.

Keseriusan Purwakarta terlibat dalam memproduksi beras Nutri Zinc, tidak terlepas juga dari arahan langsung Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Airlangga Hartarto, yang meminta Pemkab Purwakarta untuk terus mengoptimalkan pembangunan sektor pertaniannya, termasuk dalam memproduksi beras berkualitas tinggi bagi penderita stunting

BACA JUGA :   TMMD Tambakrejo, Disnakan Bojonegoro Berikan Bimtek Masyarakat Jatimulyo

Hal ini di ungkapkan Bupati Purwakarta Hj.Anne Ratna Mustika kepada beberapa Awak Media, seusai rapat Paripurna Hari Jadi Purwakarta, Kamis (20/7/2023), Bupati mengatakan,

Selain Perintah Presiden kepada semua Kepala Daerah untuk mengentaskan Stunting, juga arahan dari Menko Airlangga Hartarto yang disampaikan secara langsung dalam berbagai kesempatan pertemuan termasuk saat Menko Perekonomian berkunjung ke Purwakarta pada 5 April 2023 lalu.

” Dalam banyak kesempatan Pak Airlangga juga meminta kami untuk terus membangun sektor pertanian karena selain ikut memperkuat ketahanan pangan Nasional, juga bisa terlibat dalam memproduksi bahan pangan bagi pengentasan stunting,” ungkap Bupati Anne

Sementara ditempat terpisah Kepala Dinas Dispangtan Purwakarta, Sri Midan Jaya mengatakan, areal yang disiapkan untuk lahan padi Nutri Zinc sudah melalui observasi intensif jajarannya.

BACA JUGA :   530 Tanaman Bonsai Ikuti Kontes di Batu Panorama

Total ada 2.425 hektar areal persawahan yang disiapkan, dan itu tersebar di 12 kecamatan di seluruh Purwakarta, areal terluas ada di Kecamatan Wanayasa seluas 800 hektar.

Kemudian di Kecamatan Purwakarta  seluas 300 hektar, Babakancikao (280 hektar), Jatiluhur (170 hektar), Pondoksalam (150 hektar), Sukatani (140 hektar), Darangdan (130 hektar), Pasawahan (100 hektar), Bojong (100 hektar), Sukasari (100 hektar), Plered (80 hektar) dan Kecamatan Bungursari seluas 75 hektar.

Varietas padi yang ditanam di areal persawahan itu adalah varietas unggul jenis Inpari IR Nutri Zinc. Varietas itu memiliki kandungan unsur Zinc yang lebih tinggi dibandingkan varietas padi lain. Beras yang dihasilkan padi varietas ini sangat baik bagi penderita stunting, Jelas Midan

BACA JUGA :   PSSI Terapkan Cara Baru Pembelian Tiket Pertandingan Kandang Timnas Garuda

Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian menyebutkan padi varietas Inpari IR Nutri Zinc adalah varietas padi sawah pertama di Indonesia yang memiliki kandungan unsur Zinc nya lebih tinggi 25 Persen dari pada varietas yang lain.

Varietas padi tersebut dilepas pada tahun 2019 dengan Surat Keputusan Menteri Pertanian No. 168/HK.540/C/01/2019

Inpari IR Nutri Zinc berpotensi mencegah terjadinya stunting yang merupakan kondisi gangguan pertumbuhan pada anak sehingga memiliki ukuran tinggi badan lebih rendah (kerdil) dari standar usianya.

Stunting dapat dicegah dengan mengkonsumsi pangan bergizi, diantaranya beras yang mengandung Zinc tinggi seperti Inpari IR Nutri Zinc. Rata-rata kandungan Zn Inpari IR Nutri Zinc 29,54 ppm (parts per million), Pungkas Midan.(AsBud)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses