SAROLANGUN – Pekerjaan proyek pengaspalan jalan Tanjung Raden Monti Kecamatan Limun di sorot Anggota DPRD Sarolangun Dapil IV Hermi, S.Sos, pasalnya proyek tahun anggaran 2022 tersebut yang saat ini belum habis masa pemeliharaan, kondisi pengaspalan jalan sudah mengalami kerusakan.
Anggota DPRD Sarolangun Hermi mengatakan bahwa dari sepanjang 4 kilo meter yang dibangun dengan anggaran Rp 10 Miliar, ada beberapa titik spot yang mengalami kerusakan.
” Pengaspalan tanjung Raden keDesa Monti sebesar Rp 10 Miliar sekarang sudah rusak, “katanya, Senin (14/02/2023) kepada media ini usai menghadiri musrenbang Kecamatan Limun.
Hermi menambahkan bahwa kerusakan jalan tersebut bukan dikarenakan aktivitas kendaraan berat ataupun faktor manusia, melainkan diduga kuat karena faktor mutu dan kualitas pekerjaan proyek pengaspalan jalan.
” Sekitar empat kilo pengaspalan, cuman kami melihat belum habis masa pemeliharaan jalan sudah rusak. Di karenakan mutu dan kualitas pekerjaan bukan karena alat berat atau faktor manusia yang melintasi jalan tersebut,” kata Anggota DPRD Sarolangun Hermi, S.Sos
Selain itu, lanjut politisi PAN ini seharusnya ia berharap agar dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sarolangun untuk dapat turun langsung ke lapangan melihat kondisi jalan tersebut
Namun, ia menyayangkan ketidak hadiran dinas PUPR dalam Musrenbang kecamatan limun Kemarin.
” Tidak hadirnya kepala dinas, kan ada bidangnya. Mumpung masa pemeliharaan belum habis tolong itu di kejar cepat, jangan sampai belum enam bulan jalan Tanjung Raden-monti itu sudah hancur. Kalau rusak tidak banyak, cuman ada spot-spot , kami ingin kalau dinas PUPR hadir mengajak untuk melihat langsung jalan tersebut, biar mereka tahu bukan hanya cerita atau berita,” katanya.(Sanu)
















