TAPSEL SUMUT – Terkait kisruh yang sempat Viral di media sosial dan pemberitaan beberapa online di Kota Padangsidimpuan, salah satu oknum ASN pejabat dilingkungan Kemenag Tapsel akhirnya
“Yang bersangkutan (EG) sudah di non aktifkan dari jabatannya agar dapat fokus menyelesaikan segala jenis persoalannya saat ini,”kata Kepala Kantor Kementerian Agama Tapanuli Selatan Drs H Ihwan ketika ditemui diruang kerjanya, di Padangsidimpuan, Sumut, Rabu (19/10/2022).
Lebih lanjut Ihwan menerangkan,pihaknya dari sini sudah berkoordinasi dengan Kakanwil Kemenag Sumut dan bahkan hingga ke Pusat terkait masalah yang bersangkutan r(ed EG ) dan untuk mengisi kekosongan jabatan tersebut sementara saya langsung ambil alih. bebernya.
“Yang pastinya kita dari internal sudah melakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan dan mengakui dan menerima hasil pemeriksaan,” singkatnya.
Sebelumnya dalam beberapa hari ini masyarakat dihebohkan akan pemberitaan beberapa media begitu juga video singkat di media sosial bahwa salah satu oknum ASN pejabat di Kantor Kementerian Agama Tapanuli Selatan, didatangi oleh istrinya disalah satu rumah di Kelurahan Panyanggar, Kota Padangsidimpuan yang diduga sedang bersama perempuan lain
Dalam Video yang beredar tersebut tampak seorang perempuan yang mengaku istri dari EG bersama terlibat percekcokan sambil melontarkan kata-kata kurang kasar kepada seorang perempuan dengan mengatakan perempuan tersebut diduga selingkuhan suaminya yang tidak lain oknum salah satu di Kantor Kemenag Tapanuli Selatan.
Sementara ditempat terpisah EG mengatakan ,sebenarnya adapun maksud tujuan ke rumah tersebut yang dimaksud di Kelurahan Panyanggar tidak lain hanya untuk meminjam sejumlah uang buat kepentingan mendesak.
Berhubung saya tidak memiliki uang makanya saya kesana untuk meminjam uang kepada Nantulang (tantenya SH), saat saya kerumah itu tantenya lagi keluar rumah makanya saya menunggu dirumah itu.
Saya tidak memiliki hubungan spesial dengan SH apalagi selingkuh, saat ditanya apakah benar dirinya dinon aktifkan EG tidak menampik, memang benar saya sudah dinon aktifkan
“Saya sudah diperiksa internal bahkan suratnya sudah saya tanda tangani tadi pagi , yang pastinya saya terima agar dapat fokus menghadapi berbagai masalah saya saat ini,”ungkapnya.
“Jujur saja,adapun keadaan rumah tangga saya sendiri sedang kurang harmonis dan itu sudah terjadi sejak beberapa tahun belakangan ini, dan bahkan saat ini gugatan perceraian sudah masuk di Pengadilan Agama Kota Padangsidimpuan,”imbuhnya dengan wajah lemas.
Hari ini saja sudah masuk tahap sidang pertama (mediasi) di Pengadilan Agama , bukan hanya sidang di Pengadilan Agama saya juga sedang masih menghadapi perkara laporan dugaan KDRT yang saat ini sedang ditangani pihak Polres Padangsidimpuan dan saya sendiri sebagai pihak terlapor, ya..mudah-mudahan saja semua masalah ini cepat selesai,” harapnya.
















