Viral” Puskesmas Paluta Tak Ada Petugas, Warga Meninggal di Ambulance

  • Bagikan

PADANGLAWAS UTARA – Baru-baru ini masyarakat dihebohkan akan viralnya video singkat di media sosial Facebook bahwa seorang laki-laki marah-marah sambil menangis di areal salah satu Puskesmas di Kabupaten Paluta, Sumatera Utara.

Sebagaimana dikutip dari sumber video yang berdurasi 02.33 akun facebook yang bersangkutan (Rafman Safri) yang diketahui warga Dusun Muara, Desa Siunggam, Kecamatan Padang Bolak Tenggara, Kabupaten Padang Lawas Utara, Sumatera Utara, Rabu (11/05/2022) meluapkan emosinya seakan tak terima akan minimnya pelayanan medis di Puskesmas Siunggam.

Dalam video singkat tersebut menyampaikan saat berada di Puskesmas tidak menemukan akan keberadaan pegawai, sehingga keluarganya meninggal dunia dan terlambat mendapatkan pertolongan untuk dilakukan rujukan ke Rumah Sakit di Padangsidimpuan.

BACA JUGA :   'Garuda Satu Peduli' Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Gempa di Bangli

Sambil berkeliling didalam Puskesmas, Ia menunjukan seisi ruangan yang diduga tanpa adanya pegawai dan jam dinding yang menempel menunjukan pukul 14.50 WIB.

“Seketika Safri langsung mengarah ke kendaraan mobil ambulance yang terparkir yang didalamnya terdapat keluarganya yang sudah meninggal dunia, ini di Puskesmas Siunggam Kabupaten Paluta, ambulance tidak ada supirnya “ungkapnya dengan nada tinggi bercampur penuh kekecewaan.

Ini anak ku sudah meninggal, adikku juga sudah meninggal”katanya.

Dalam video yang beredar luas itu tampak di dalam mobil ambulance seorang bayi dan seorang perempuan yang diduga ibu dari bayi tersebut sudah meninggal dunia.

Namun sangat disayangkan hingga berita ini dimuat awak media belum mendapatkan keterangan baik dari pihak Puskesmas begitu juga Dinas Kesehatan Kabupaten Padang Lawas Utara. (Mansur Lubis)

BACA JUGA :   Ada Bantuan Expired Diberikan ke Korban Kebakaran di Goto, Begini Penjelasan Kadisos

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses