Vaksinasi Guru di Kota Batu Mencapai 96 persen

  • Bagikan

DimensiNews.co.id KOTA Batu– Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kota Batu akan digelar pada Juli mendatang. Kepastian tersebut setelah pendataan vaksinasi bagi guru di Kota Batu sudah mencapai 97 persen dari total sekitar 4000 guru di Kota Batu.

Kabid Pembinaan SMP Dindik Kota Batu Hariadi mengatakan bahwa berbagai persiapan telah dilakukan Dinas Pendidikan Kota Batu untuk menyelenggarakan pembelajaran tatap muka yang direncanakan berjalan bulan Juli 2021.

“Untuk persiapan secara teknis tentang pembelajaran tatap muka sudah tertuang dalam Perwali Kota Batu nomor 6 tahun 2021. Kemudian syarat selanjutnya adalah seluruh tenaga pendidik sudah melaksanakan vaksinasi Covid-19,” terang Hariadi, Jumat (4/6/2021).

Dijelaskan olehnya, untuk Perwali disebutkan bahwa PTM akan digelar secara berjenjang. Dimulai dari kelas IX SMP dan setingkatnya. Jika tatap muka berjalan lancar, tanpa ada kasus penularan Covid 19 dalam dua minggu. Dan, akan dilanjutkan hingga jenjang kelas di bawahnya hingga SD.

BACA JUGA :   Kasus E-KTP, KPK Tetapkan Kembali Setya Novanto di Jumat Keramat

Kemudian untuk PTM setiap sekolah harus menjalani aturan yang ada dalam Perwali, terutama penerapan protokol kesehatan. Dinas Pendidikan bersama Satgas Covid-19 telah meninjau dan memastikan kelengkapan prokes di seluruh sekolah.

“Setiap kelas akan dibatasi maksimal 50 persen siswa dari total rombel. Bagi siswa juga tidak semuanya bisa ikut pembelajaran tatap muka. Tapi juga atas persetujuan wali murid, jika wali murid menyetujui maka pembelajaran bisa dilakukan. Sehingga sekolah tetap menyediakan dua metode pembelajaran, tatap muka dan virtual,” jelas dia.

Sementara, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Batu dr Susana Indahwati mengatakan bahwa saat ini untuk vaksinasi bagi tenaga pendidik telah mencapai sekitar 96 persen dari total sekitar 4000 guru.

BACA JUGA :   Ini Data Sembilan Korban Kekejaman KKB di Papua Yang Sudah di Identifikasi 

“Vaksinasi guru di Kota Batu sudah mencapai 96 persen. Sisanya belum divaksin karena sakit. Serta ada juga yang berada di luar kota karena selama ini pembelajaran secara daring, maka guru asal luar kota pulang ke kota asal,” paparnya.

Dengan kekurangan tersebut, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan agar guru yang belum mengikuti vaksinasi segera melakukan vaksinasi.

Sehingga sebelum pembelajaran tatap muka berjalan pada bulan Juli mendatang semua guru telah mengikuti vaksinasi.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses