

DimensiNews.co.id HALMAHERA TENGAH – Desa Waleh, kecamatan Weda Utara, kabupaten Halmahera Tengah memiliki perubahan akan keindahan desa yang jauh dari biasanya. Ini karena desa tertua di kecamatan Weda Utara tersebut memiliki satu warna cat pada pagar beton di sepanjang jalan serta gapura ucapan selamat datang dan ruang tunggu di pelabuhan Waleh.
Tata keindahan desa Waleh itu juga tak terlepas dari peran kepala desa baru, yakni Saiful Noho bersama pemuda karang taruna desa Waleh. Sebagaimana disampaikan Amrun Abu Hasim, salah satu warga desa Waleh kepada media ini pada Jumat (25/5/2018). Dimana kata Amrun, bahwa selama kepemimpinan kepala desa yang baru saudara Saiful Noho, di desa Waleh barulah aura keindahan Desa Waleh terlihat nampak indah.
“Jujur saja, pengecetan pagar dan gapura di desa Waleh warnanya sama sehingga terlihat sangat indah dan menakjubkan bagi mata yang memandang. Sungguh sangat indah. Ini semua karena peran kades dan para pemuda,” katanya.
Ia juga menambahkan bahwa, pelaksanaan pengecetan pagar, gapura dan ruang tunggu desa Waleh dalam rangka memperindah aura desa Waleh, sekaligus menyambut bulan suci Ramadhan 1439 Hijriah tahun 2018 Masehi.
“Pengecetan yang kami lakukan ini tidak melibatkat masyarakat karena takutnya warna catnya tidak sama dan kadang ada yang mudah sehingga kami dari pemuda karang taruna dibawa pengawasan Kepala Desa Waleh Saiful Noho yang melakukan pengecetan pagar desa, gapura selamat datang dan ruang tunggu pelabuhan Waleh,” jelasnya.

Terpisah Kepala Desa Waleh Kecamatan Weda Utara Saiful Noho ketika dihubungi via sambungan seluler terkait dengan pengecetan pagar desa, gapura dan ruang tunggu pelabuhan Waleh menyatakan bahwa pengecetan pagar dan lainnya itu dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1439 Hijriah Tahun 2018 Masehi sehingga Pemerintah Desa dan Pemuda Karang Taruna melakukan pengecetan guna mempercantik wajah desa Waleh, sebab saya (Kades) sangat bermotivasi dengan pepatah bersih itu sebagian dari iman,” tandasnya.
Kebersihan dan keindahan suatu Desa adalah hal yang wajar untuk dilakukan. Namun bukan berarti bersaing dan memuji bahwa Desa Waleh adalah yang terindah dan bersih tidak, tetapi langkah ini kami lakukan guna dijadikan sebagai suatu kebiasaan kepada masyarakat agar dipertahankan kedepan pada setiap memasuki bulan suci Ramadhan generasi kita sudah terbiasa sehingga akan terbawa dengan langkah kebersihan desa,” terangnya.
Laporan Reporter: La Ode
Editor: Red SS
















