by

Tiga Forum Wartawan Kecewa Pemkab Tubaba Tak Pedulikan Kesejahteraan Para Jurnalis di Tengah Pandemi Corona

DimensiNews.co.id, TUBABA- Sejumlah forum wartawan di Kabupaten Tulang Bawang Barat mengaku kecewa atas sikap pemerintah kabupaten setempat yang tidak mempedulikan kesejahteraan para awak media.

Ada 3 forum wartawan yang menyuarakan hal tersebut antara lain, Ikatan media online (IWO), Komite wartawan reformasi indonesia (KWRI), dan Forum Wartawan Media Harian Tulang Bawang Barat Bersatu (FW-MTB).

Diketahui, puluhan milyar anggaran telah digelontorkan Pemkab Tubaba untuk menanggulangi dampak Covid-19, namun tak ada sedikit pun anggaran untuk membantu para awak media yang tetap terjun ke lapangan di tengah pandemi Covid-19.

“lni sungguh disayangkan, dan sangat mengecewakan. Media dan pers juga menjadi garda terdepan dalam mengedukasi masyarakat. Tetapi mengapa malah tidak diperhatikan, padahal insan pers ini juga sangat rentan terpapar Covid-19,” kata Ari Irawan selaku Ketua FW-MTB, pada Jum’at (15/5/2020) siang di Kantor Sekretariat.

Di satu sisi, kata Irawan (Sapaan akrab Ketua FW-MTB), pihaknya mengapresiasi pemerintah dalam memperhatikan masyarakat dengan memberikan berbagai bantuan sosial terutama untuk mereka yang berada di bawah garis kemiskinan, yang sedang tidak bekerja atau buruh dengan penghasilan harian menjadi sulit mencari nafkah di luar rumah karena adanya peraturan Work From Home (WFH) atau anjuran di rumah saja, serta mereka yang terpapar Covid-19.

Namun, di sisi lain, pemerintah melupakan satu komunitas seperti pers. Padahal banyak juga pers yang mengharapkan penghasilan di tengah pandemi Covid-19 ini.

“Tentu pers ini juga masih dikategorikan prasejahtera. Selain itu, perusahaan media saat ini juga sedang mengalami guncangan hebat karena situasi dan kondisi (sikon) perekonomian yang tidak stabil,” paparnya.

Sementara Abdi Patoni, Ketua IWO Tubaba juga menuturkan, penghasilan perusahaan media bersumber dari oplah, iklan dan jalinan kerja sama dengan mitra, baik instansi pemerintah, BUMN, swasta maupun pengusaha. Sementara, selain sikon saat ini yang tidak stabil, munculnya wabah Covid-19 di dunia hingga memasuki wilayah Indonesia, menjadi ketakutan tersendiri bagi setiap orang.

“Hal ini tentunya berdampak terhadap perusahaan media dan insan pers. Belum lagi, perusahaan pers harus memikirkan gaji karyawannya dan juga pajak percetakan dan web untuk setiap lembar kertas yang diproduksi serta pemeliharaan web. Sementara, Iklan-iklan dan kerja sama juga sudah sulit diperoleh, bahkan kewajiban Pemkab kepada media sebelumnya pun ada yang masih tertahan belum diselesaikan, jadi, sangat memprihatinkan kondisi yang dialami ini,” tuturnya.

Terlebih lagi, sambung Abdi Patoni, Ditengah-tengah kegalauan tersebut, media dan insan pers harus tetap berkontribusi dan memproduksi berita secara profesional untuk ikut mencerdaskan masyarakat dan juga ikut berperan serta dalam melawan hoaks.

“Ini sungguh membuat kita miris. Oleh karena itu, kita meminta inisiatif Pemkab Tubaba agar memperhatikan keadaan perusahaan pers dan insan media ini. Kita tidak minta profesi kita dihargai, kita juga tidak minta secara berlebihan. Namun setidaknya ada sedikit kepeduliannya terhadap perusahaan media dan insan pers ini,” tegasnya.

“Seperti memberikan insentif untuk insan pers yang sudah berjibaku memburu berita di lapangan, terutama terkait Covid-19 ini. Lalu, pemerintah mengimbau instansi-instansi di pemerintahan agar menjalin kerja sama dengan media, seperti iklan-iklan atau advetorial. Setidaknya ini sudah sangat membantu. Janganlah pers ini dilupakan,” sambung Abdi Patoni.

Sementara itu, Mirhan, selaku Ketua KWRI Tubaba, mengajak insan pers di Kabupaten setempat agar mendesak Pemkab dan gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Tubaba agar transparansi soal anggaran.

“Desak Pemkab dan gugus depan transparansi soal anggaran, jangan sampai ada dusta diantara kita, sehingga mengarah pada memanfaatkan keadaan demi memperkaya diri pihak-pihak tertentu,” pungkasnya. (Candra)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed