by

40 Milyar Anggaran Dewan Direlokasi untuk Penanganan Corona

DimensiNews.co.id, TANGERANG- Ketua DPRD Kota Tangerang, Gatot Wibowo, berencana mengalihkan anggaran pembangunan gedung DPRD Kota Tangerang sebesar Rp 40 Milyar sebagai wujud keberpihakan anggota dewan kepada masyarakat Kota Tangerang.

Hal tersebut dianggap perlu lantaran DPRD menilai penanggulangan melawan virus corona atau Covid-19 yang saat ini semakin merebak lebih penting dibandingkan dengan pembangunan gedung DPRD.

“Kita (DPRD) mempersilakan untuk menggunakan anggaran pembangunan gedung dewan untuk penanggulangan Covid-19, asalkan tepat sasaran dipergunakannya,” kata Gatot yang ditemui di ruang kerjanya, Kamis (2/4).

Masih menurut Gatot, selain anggaran pembangunan gedung DPRD, jajaran DPRD Kota Tangerang juga bersedia menyumbangkan gajinya bagi penanggulangan dan pencegahan penyebaran virus asal Tiongkok tersebut.

“Seluruh dewan bulan April ini gajinya akan disumbangkan untuk biaya penanggulangan Covid-19,” tukasnya.

Hal senada diungkapkan Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang, Turidi Susanto, dirinya menyebut seluruh anggota DPRD Kota Tangerang sepakat untuk dilakukan relokasi anggaran kegiatan bagi anggota DPRD untuk memberikan insentif bagi seluruh tenaga medis yang ada di Kota Tangerang.

“Jadi mereka jangan putus asa gara-gara kesejahteraan tidak kita pikirkan. Kita memperhatikan tenaga medis penanganan corona, kalau memang mereka (tenaga medis) perlu dapat bonus ya kita kasih,” katanya.

Dihubungi terpisah, Ketua Fraksi PDI-P DPRD Kota Tangerang, Andri S Permana menuturkan, pengalihan anggaran pembangunan gedung DPRD hendaknya segera ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kota Tangerang.

“Kebijakan anggaran penanggulangan Covid-19 di Kota Tangerang menjadi hal yang sangat dinantikan oleh masyarakat,” jelasnya.

Andri menilai peningkatan kapasitas pelayanan kesehatan menjadi variabel utama dalam penanggulangan Covid-19, selain anggaran bantuan sosial dan variabel kegiatan pencegahan lainnya.

“Sudah saatnya gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 di Kota Tangerang dipimpin langsung oleh walikota dengan melibatkan semua elemen yang ada di Kota Tangerang,” jelasnya.

Disisi lain, ia juga berharap Kepala BPBD yang saat ini tengah dalam proses lelang dapat lebih dipercepat, pasalnya penetapan Kepala BPBD menjadi hal yang mendesak demi suksesnya program terkait percepatan penanganan Covid-19 di Kota Tangerang.

“Sekda Herman Bukan Superman, kasihan kalau dia harus membereskan semuanya, segera tetapkan Kepala BPBD karena Pak Sekda bukan hanya mengurus Corona, banyak hal yang harus beliau kerjakan,” ujar Andri yang juga anggota Komisi 1 DPRD Kota Tangerang. (Dul)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed