Imbas Covid -19, Warkop dan Cafe di Lhokseumawe Tutup

  • Bagikan

DimensiNews.co.id, LHOKSEUMAWE -Kota Lhokseumawe, khususnya terkenal dengan banyaknya warung kopi dan cafe yang menjadi titik kumpul segenap lapisan masyarakat. Namun terkait merebaknya pandemi corona, kini sebagian warkop di kota “Petro Dollar” itu sudah tutup.

Penutupan warung kopi, cafe dan tempat hiburan lainnya itu berdasarkan surat edaran Walikota Lhokseumawe tentang penutupan atau pembatasan sementara tempat keramaian untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19.

Imbas corona, warkop sepi pengunjung.

“Upaya ini dilakukan guna membatasi ruang gerak masyarakat di tempat umum, salah satunya di warung kopi yang menjadi titik kumpul warga sehari-hari,” ungkap Kabag Humas Pemko Lhokseumawe, Muslim Yusuf, Selasa (24/3).

Dalam surat edaran tersebut, dia juga menekankan agar melakukan penutupan sementara segala aktifitas di tempat keramaian seperti warnet, wahana permainan dan tempat keramaian lainnya.

BACA JUGA :   Peringati HUT GMDM ke-12, Ketua DPD FOKAN Jatim Kunjungi Kampung Seni Sidoarjo

“Penutupan segala aktifitas keramaian dalam wilayah Pemko Lhokseumawe dilaksanakan hingga sampai adanya pemberitahuan lebih lanjut,” tegasnya.

Muslim Yusuf juga menambahkan, khusus untuk warung kopi, cafe dan rumah makan atau restauran boleh menjalankan usaha dengan tidak menyediakan meja dan kursi untuk makan di tempat dan hanya melayani pembeli dengan cara take away atau bungkus.

Sementara sejumlah pemilik warkop dan cafe memilih untuk menutup tempat usaha karena tidak memungkinkan bagi mereka untuk membuka dengan cara take away atau bungkus saja, karena rata-rata warkop memiliki langganan masing-masing yang biasa nongkrong dari pagi hingga larut malam.

Sementara, ada beberapa warung kopi yang masih membuka tempat usaha, namun sepi pengunjung karena banyak warga yang mulai khawatir terhadap penyebaran virus corona.

BACA JUGA :   Puluhan Purnawirawan Polres Bungo dan Warakawuri ikut Vaksinasi

Pantauan DimensiNews.co.id di pusat kota Lhokseumawe terlihat sepi dari pengunjung, karena sebagian pegawai di sejumlah kantor pemerintah banyak yang tidak masuk kerja dan memilih untuk berdiam diri di rumah masing-masing. (Halim)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses