Keterbatasan Biaya, Suami Istri Ini Perlu Pengobatan Serius, Perhatian dari Pemkab Tubaba Sangat Diharapkan

  • Bagikan

DimensiNews.co.id, TUBABA- Cukup memprihatinkan, sepasang suami istri yang berada di Tiyuh Sumber Rejo, Kecamatan Lambu Kibang, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Gunawi (55) dan ibu Widiati (37) sudah sekian lama menderita penyakit alergi, sampai saat ini tak kunjung sembuh.

Menurut keterangan Gunawi, ia telah mengidap penyakit alergi ini sudah tiga tahun, dan tak kunjung sembuh karena keterbatasan biaya pengobatan. Sementara, istrinya diketahui mengidap penyakit gejala kencing manis dan darah tinggi, Minggu (09/02/20).

“Saya menderita penyakit ini sudah sekira tiga tahun lamanya, dan kata dokter pada saat saya pernah berobat mengatakan saya terkena alergi. Makan pun saya tidak bisa sembarangan, harus teratur dan menu makanan harus dijaga. Sedangkan istri saya diperkirakan hampir kurang lebih 10 tahun mengidap penyakit diabetes dan kadar gulanya tinggi, disertai darah tinggi, sehingga mengakibatkan rambutnya rontok hampir tidak tersisa,” ungkapnya.

BACA JUGA :   Begitu Indah Kebersamaan, Pemilik Rumah Tuangkan Air Minum untuk Satgas

Masih kata Gunawi, pada saat penyakitnya kambuh, tidur pun tidak bisa memakai baju, ataupun alas seperti biasanya, melainkan harus menggunakan daun pisang.

“Sewaktu kumat-kumatnya penyakit saya ini, waktunya mau tidur saya tidak bisa memakai baju dan tidur pun tidak bisa seperti biasanya, melainkan menggunakan alas daun pisang agar mencegah tidak melekat pada pakaian maupun kasur. Bukan hanya itu saja apalagi sewaktu panas, saya sudah gak tahan seperti kayak digigit semut,” imbuhnya.

Pada saat ditanya sudah sampai mana ia telah menjalankan pengobatan terhadap penyakit yang dideritanya bersama sang istri, Gunawi mengatakan berobat sudah sampai Metro dan Kota Gajah, itupun sekedarnya saja karena keterbatasan biaya pengobatan.

BACA JUGA :   Pilkades PAW,Sekda Kabupaten Tangerang Harapkan Yang Menag Rangkul Yang Kalah

“Saya bekerja deres karet mas punya orang, untuk pengobatan dulu saya sudah sampe Metro dan Kota Gajah. Baru kemarin untuk menghidupkan kartu BPJS kami itupun sudah iuran dari masyarakat sini untuk membantu saya. Dan kalau untuk sekarang ini sudah gak sanggup. Jangankan untuk berobat, makan pun kami sudah pas-pas san,” ucapnya.

Gunawi pun berharap, pemerintah maupun pihak dermawan dapat membantu dirinya dalam pengobatan agar ia segera dapat sembuh seperti sedia kala, dan dapat beraktivitas kesehariannya dengan leluasa.

“Saya berharap kepada pihak pemerintah dapat membantu saya dan istri, dalam hal itu pengobatan agar kiranya kami berdua dapat beraktivitas sebagaimana halnya seperti biasa tanpa adanya ganguan penyakit yang kami derita pada saat ini,” harapnya. (Candra)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses