Situs Pendem Segera Dijadikan Distinasi Wisata Budaya

  • Bagikan

DimensiNews.co.id, BATU-Atas penemuan situs di Desa Pendem, Kecamatan Junrejo, Kota Batu beberapa waktu lalu, warga setempat berharap dijadikan wisata budaya.

Saat ditemui, Kepala Desa Pendem, Tri Wahyuwono Efendi, membenarkan hal tersebut. Bahkan, saat musyawarah rencana pembangunan desa (Musrenbangdes), juga diusulkan untuk menjadikan wisata budaya di area penemuan situs peninggalan Kerajaan Singasari tersebut.

“Kita menunggu rekomendasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk menyampaikan kepada pemerintah daerah dalam proses selanjutnya,” ujar Efendi.

“Dan, kita juga sudah mengusulkan untuk menjadi wisata budaya yang bertujuan melestarikan dan melindungi cagar budaya,” jelas dia, Rabu (5/2/2020) saat ditemui di ruang kerjanya.

Dari luas lahan penemuan situs secara keseluruhan terhitung 1500 persegi, oleh sebab itu, dia mengharapkan keterlibatan pemerintah yang berkaitan dengan masalah pembebasan lahan.

BACA JUGA :   Team Macan Polres Merangin Kembali Bekuk Dua Bandar Narkoba

“Pahan seluas 1500 persegi itu, sebagian milik keluarga dari waga sekitar dan sebagian lagi adalah tanah bengkok. Dan, bagaimana dari pemerintah yang kaitannya masalah pembebasan lahan,” ujar dia.

Disinggung mengenai anggaran yang disiapkan, Efendi menegaskan, belum bisa diestimasikan dalam penghitungannya.

“Terkait anggaran, masih belum bisa diestimasikan. Ini dikarenakan menunggu rekomendasi dan kajian dari pemerintah daerah masalah lahan yang dimiliki keluarga itu,” tegas dia.

Plt Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Imam Suryono

Di tempat terpisah, Plt Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Imam Suryono, mengatakan, bahwa atas usulan dijadikannya Situs Pendem destinasi wisata budaya, Pemerintah Kota (Pemkot) Batu mendukung sepenuhnya.

“Situs yang ditemukan di Desa Pendem itu harus digali secara keseluruhan, supaya kelihatan bentuknya. Bila itu dijadikan wisata budaya akan sangat bagus,” terang dia, Kamis (6/2/2020), saat ditemui di Pelantikan Pengurus BPC PHRI Kota Batu di Hotel Senyum.

BACA JUGA :   Viral, Liburan Mistis 4 Wanita Asal Surabaya di Yogyakarta

Masalah pembebasan lahan, menurut dia, nantinya akan dilakukan koordinasi dan bermusyawarah. Bahkan, imbuh Imam, untuk penggalian situs itu sudah masuk dalam program kerjanya.

“Pastinya, untuk penggalian kita anggarkan tahun ini, sampai kelihatan bentuknya. Nah, kalau digali semua yang kemudian muncul bangunan aslinya tentunya bisa dijadikan wisata budaya, dan kita juga suah datangkan ahli sejarah untuk itu,” pungkas dia.

Seperti diketahui, BPCP Jawa Timur telah melaksanakan ekskavasi penyelamatan Situs Pendem selama 3 hari, dari 12 hingga 14 Desember 2019 yang lalu.

Sementara, kegiatan tersebut dilakukan atas permintaan dari Pemerintah Desa Pendem, atas penemuan awal struktur bata pada 26 November 2019, sedangkan lokasi penemuan tidak jauh dari Punden Desa Pendem.(put)

BACA JUGA :   Praktek Pungli Telah Merusak Sendi Kehidupan Bermasyarakat

 

 

 

 

 

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses