Berjajar Dengan Pura, Kawasan Taman Wisata Pantai Balekambang Dibangun Masjid

  • Bagikan
Peletakan batu pertama pembangunan masjid oleh Direktur Utama PD. Jasa Yasa, H. Ahmad Faiz Wildan (baju gamis hitam)

DimensiNews.co.id, MALANG-Bagi umat muslim yang berkunjung di kawasan wisata Pantai Balekambang, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, dipastikan akan mudah untuk menunaikan ibadahnya.

Hal ini dibuktikan, meski kawasan itu ada salah satu Pura Amerta Jati yang terletak di Pulau Ismoyo, digunakan sebagai tempat ibadah umat Hindu, Jumat (3/1/2020), telah dilakukan peletakan batu pertama pembangunan masjid yang diberi nama Kalimatulloh.

Dikatakan Direktur Utama PD. Jasa Yasa, H. Ahmad Faiz Wildan, selain tempat wisata tersebut menyajikan pemandangan pantai yang eksotis, juga menunjukkan kerukunan keberagaman agama diantara umat Muslim dan Hindu.

“Adanya masjid ini merupakan wujud sinergi dan swadaya masyarakat Kabupaten Malang, lintas elemen dan ulama untuk meramaikan kegiatan keagamaan, memberikan kenyamanan pengunjung dan menguatkan tali silaturahim,” jelas dia, Senin (6/1/2020).

BACA JUGA :   Resmi dibentuk, Begini Pesan TNI Kepada Forwat Kabupaten Tangerang

Mengenai material dan kelengkapan untuk masjid, menurut Wildan, secara terbuka pihaknya mengajak untuk berpartisipasi kepada semua masyarakat guna mempercepat terealisasi pembangunan masjid itu.

“Semoga, pembangunan masjid ini cepat terealisasi. Sehingga, dengan adanya fasilitas ibadah ini, umat muslim yang berkunjung bisa melaksanakan ibadah salat Jumat, agar lebih nyaman dan khusyuk,” ujar Wildan.

Mengenai luasan ukuran bangunan masjid, kembali dijelaskan olehnya, bahwa ukuran bangunan masjid itu 10 m x 12 m. Sedangkan, untuk fasilitas tambahan disiapkan area 30 m x 30 m.

“Untuk bagian belakang masjid, akan dibangun area bale yang bisa dipakai untuk tempat berkumpul, rapat, kenduri, atau acara yang lain,” terang Wildan.

Seperti diketahui, taman wisata Pantai Balekambang dikelola oleh PD. Jasa Yasa Kabupaten Malang. Sementara, dalam peletakan batu pertama pembangunan masjid itu juga didampingi oleh tokoh ulama kawasan Jalur Lintas Selatan Kabupaten Malang, KH. Masyhuri Sattar.(put)

BACA JUGA :   Bunda PAUD Kabupaten OKU Selatan, Isyana Lonitasari Popo Mengapresiasi Rakor Penguatan Karakter PAUD
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses