Seniman Legenda di Kota Tangerang Iringi Reses I Politisi PDI Perjuangan

  • Bagikan

DimensiNews.co.id, TANGERANG- Kendati saat itu tengah diguyur hujan lebat, tidak menyurutkan antusias ratusan masyarakat Kota Tangerang untuk mengikuti kegiatan reses yang digelar politisi PDI-Perjuangan Andri S Permana yang dipusatkan di halaman Kantor DPC PDI-P, Sabtu (21/12/2019).

Dengan ditemani alunan gitar dari seniman legenda Kota Tangerang SamSaka, ratusan simpatisan dan warga yang berasal dari berbagai komunitas yang ada di Kota Tangerang berdiskusi santai dengan wakilnya yang saat ini menjabat sebagai Anggota DPRD Kota Tangerang.

“Pendekatan baru dalam hal menampung aspirasi, reses itu biasanya terjebak dalam hal-hal yang biasanya formal akhirnya tidak semua orang punya kemampuan atau keberanian untuk berbicara di depan banyak orang dan pada akhirnya malah menghambat kegiatan tersebut,” kata Andri kepada wartawan.

BACA JUGA :   Pembangunan SMA Negeri 9 dan 10 Halteng Memprihatinkan, Tim Audit Penegak Hukum Diminta Bertindak

Ia menjelaskan, pada kegiatan reses yang lebih cocok disebut dengan ‘ngopi bareng’ tersebut, pihaknya juga mempersiapkan layanan ruang pengaduan dimana masyarakat dapat menyampaikan aspirasinya melalui aplikasi pesan singkat.

“Saat mereka malu menyampaikan di depan umum, kita juga mempersiapkan form untuk mereka isi, dan kita tampung semua suara-suara yang selama ini terdengar senyap atau bahkan tidak terdengar. Maka di kesempatan reses ini kita coba dengarkan semuanya,” tutur Andri yang saat ini juga tercatat sebagai Ketua Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PERBASI) Cabang Kota Tangerang.

Ia mengaku, pada kegiatan tersebut pihaknya tidak hanya mengundang tokoh-tokoh masyarakat yang telah terbiasa dalam mengikuti kegiatan sejenis, akan tetapi seluruh elemen masyarakat kota tangerang yang berkeinginan hadir dan hendak menyampaikan keluhan dan keresahannya dalam kegiatan tersebut juga diberikan ruang.

BACA JUGA :   Pidato Kebangsan Presiden Terpilih Joko Widodo - Ma,ruf Amin  VISI INDONESIA

“Kami tidak melihat ras, status golongan, agama kami membuka ruang yang seluas-luasnya agar mereka bisa menyampaikan aspirasinya,” jelasnya.

Ia menilai reses awal tersebut digelar sebagai momentum untuk memberikan edukasi kepada masyarakat bahwasanya kegiatan tersebut terbagi menjadi dua segmen yakni, teritori mengunjungi basis wilayah dan yang kedua adalah segmentasi dimana anggota DPRD mengundang kelompok-kelompok masyarakat.

“Ini adalah momentum awal bahwa reses itu tidak perlu menunggu setahun tiga kali. Kami adalah wakil mereka setiap saat kami bisa melakukan reses dengan mengunjungi langsung dan melihat permasalahan yang tengah dihadapi untuk segera ditindaklanjuti,” jelasnya.

Ia menambahkan, kegiatan reses yang digelar tersebut hanyalah sebagai sarana pintu masuk aspirasi ke arah yang lebih baik dan sampai kepada yang dituju yakni sebuah kebijakan.

BACA JUGA :   Turnamen Piala Kapolres Cup 2018 Jakbar Resmi Dibuka,

“Pada hakikatnya reses itu adalah kanal pintu masuk aspirasi masyarakat yang nantinya secara kolektif kolegial kita sampaikan baik di fraksi PDI-Perjuangan dan nantinya didistribusikan aspirasi ini kepada kawan-kawan PDI-Perjuangan yang berkaitan dengan isu-isu tersebut untuk segera diselesaikan dan dikeluarkan kebijakan-kebijakan untuk menyelesaikan keluhan tersebut,” pungkasnya. (Dul)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses