Wali Kota Batu Dampingi Gubernur Jatim Kunjungi Korban Puting Beliung

  • Bagikan
Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko dampingi Gubernur Jatim

DimensiNews.co.id, BATU-Bencana angin kencang disertai debu yang menerjang Desa Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, mulai Minggu lalu (20/10/2019), akhirnya mendapatkan perhatian dari Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa.

Ia menyempatkan diri jauh jauh datang ke Kota Batu untuk 2 hal, yakni melayat kepada korban meninggal akibat bencana angin kencang ini di Desa Gunungsari serta menemui dan menjenguk para pengungsi yang ada di posko pengungsian Balai Desa Punten.

Dalam kunjungan kali ini, ia dibarengi Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko dan Wakil Walikota Batu Punjul santoso, dan Kapolres Batu AKBP Harviadhi Agung Prathama S.I.K M.I.K.

“Semoga situasi dan kondisi secepatnya dapat segera pulih kembali. Kami akan bahu-membahu dan mensupport untuk meringankan beban para korban bencana ini. Selain itu, kepada seluruh elemen masyarakat, kami harapkan untuk bisa turut mengulurkan tangan untuk membantu saudara-saudara kita yang tertimpa bencana ini,”Ujar Khofifah.

BACA JUGA :   PJ Bupati Sarolangun Ikuti Simulasi Pencoblosan Untuk 14 Februari Mendatang

Masih kata Khofifah, ia juga berharap kepada Pemkot Batu untuk segera dioperasikan sekolah sementara. Hal ini dilakukan agar anak-anak yang ikut mengungsi ini bisa tetap belajar dan bisa mengurangi trauma akibat bencana yang mereka alami saat ini.

“Kami harap secepatnya bisa ada sekolah darurat untuk sementara waktu karena kebutuhan pendidikan merupakan hal yang vital khususnya bagi anak anak. Selain itu, kami akan pastikan seluruh tenaga dan pikiran dapat dicurahkan untuk menyelesaikan persoalan mengenai penanganan pasca bencana alam ini,”Jelasnya

Sementara itu, Walikota Batu Dewanti Rumpoko mengatakan, pihaknya saat ini telah meminta dukungan dan bantuan kepada TNI, Polri, PLN, serta lembaga-lembaga lainnya untuk turut mendukung percepatan pemulihan pasca bencana.

BACA JUGA :   THM The Star Kedapatan Beroperasi,Polisi Sita Puluhan Botol Miras

Terkait batas waktu layanan untuk para pengungsi, Dewanti menegaskan, tidak ada batas waktu khusus. Selama kondisi di Desa Sumberbrantas, belum aman, maka warga desa tersebut tetap diminta berada di pengungsian.

Di sisi lain, Ketua Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu, Sasmito menjelaskan, saat ini waktu tanggap bencana yang ditetapkan adalah selama delapan hari. Apabila kondisinya masih belum pulih, maka waktu tanggap bencana bisa diperpanjang lagi.

“Seluruh layanan bagi para pengungsi telah disediakan, termasuk layanan kesehatan, dan pemulihan trauma. Hingga saat ini kami masih menghimbau pengungsi untuk tetap berada di posko pengungsian hingga kondisi dipastikan benar-benar aman,” tuturnya kembali

Ia juga menjelaskan, demi meningkatkan pelayanan untuk para pengungsi, saat ini mereka ditempatkan di Balai Desa Punten, Balai Desa Tulungrejo, Balai Desa Sidomulyo, dan Rumah Dinas Wali Kota Batu. Sementara untuk yang ada di SD Negeri Punten 1 telah dipindahkan ke Balai Desa Sidomulyo, agar tidak mengganggu proses belajar mengajar.(Put)

BACA JUGA :   Ajak Ormas Jadi Garda Terdepan Bela Bangsa, Pemkot Tangerang Gelar Pelatihan Bela Negara
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses