BANTEN – Turnamen internasional FIP Bronze Series Banten 2026 yang berlangsung pada 13–19 Juli sukses diselenggarakan dengan menghadirkan sekitar 30 negara dari kawasan Asia dan Eropa. Kejuaraan yang diikuti 141 pasangan atlet tersebut menjadi momentum penting bagi perkembangan olahraga padel di Indonesia, khususnya di Provinsi Banten.
Ketua Umum PBPI Banten, Ardian Satya Negara, mengaku puas atas suksesnya penyelenggaraan turnamen bertaraf internasional tersebut. Menurutnya, kepercayaan menjadi tuan rumah FIP Bronze merupakan langkah besar dalam mendorong kemajuan padel di Banten.
“Kami sangat bersyukur FIP Bronze Series Banten yang berlangsung pada 13–19 Juli dapat berjalan dengan sukses. Ajang ini bukan hanya menjadi kebanggaan bagi Banten, tetapi juga diharapkan menjadi titik awal agar olahraga padel di daerah ini semakin berkembang dan memiliki daya saing di tingkat internasional,” ujar Ardian.
Ardian menjelaskan, penyelenggaraan seri Banten memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan seri sebelumnya di Jakarta. Selain menghadirkan sejumlah pemain internasional baru, turnamen ini juga diikuti total 141 pasangan yang turut menciptakan atmosfer kompetisi yang semakin berkualitas.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada PBPI Pusat atas dukungan yang diberikan selama penyelenggaraan turnamen.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada PBPI Pusat atas dukungan penuh sehingga turnamen ini dapat terselenggara dengan baik. Ke depan, kami akan terus menghadirkan berbagai program pembinaan, menggelar lebih banyak turnamen, serta memperkuat kolaborasi dengan PBPI Pusat agar perkembangan padel di Banten semakin pesat,” katanya.
Lebih lanjut, Ardian menilai kehadiran atlet-atlet dari berbagai negara memberikan pengalaman berharga bagi para pemain Indonesia.
“Bertanding melawan pemain-pemain luar negeri memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi atlet kita. Mereka bisa belajar langsung dari pemain dengan level internasional, sehingga menjadi bekal penting untuk meningkatkan kualitas permainan dan prestasi di masa mendatang,” tuturnya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal KONI Pusat, Tubagus Ade Lukman, memberikan apresiasi tinggi kepada PBPI Banten atas keberhasilannya menyelenggarakan ajang internasional tersebut.
Menurutnya, FIP Bronze Series Banten membuktikan bahwa Indonesia mampu menjadi tuan rumah kejuaraan padel berstandar internasional dengan partisipasi yang sangat besar.
“Kami dari KONI Pusat memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada PBPI Banten atas suksesnya penyelenggaraan FIP Bronze Series.
Kehadiran peserta dari sekitar 30 negara menunjukkan bahwa Indonesia, khususnya Banten, mampu menjadi tuan rumah event internasional yang berkualitas,” ujar Tubagus.
Ia berharap semakin banyaknya turnamen internasional yang digelar di Indonesia dapat mempercepat peningkatan prestasi atlet nasional.
“Kami berharap atlet-atlet Indonesia semakin sering bersaing dengan pemain dunia sehingga kualitas dan mental bertanding mereka terus meningkat. Dengan semakin banyaknya event internasional di Tanah Air, kami optimistis prestasi padel Indonesia akan terus berkembang dan mampu meraih hasil yang lebih baik pada berbagai kejuaraan dunia,” pungkasnya.
Dalam FIP Bronze Series Banten, sekitar 70 persen peserta berasal dari negara-negara Asia, sedangkan 30 persen lainnya berasal dari Eropa, menambah kualitas persaingan sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu tujuan penyelenggaraan turnamen padel internasional.
Hasil FIP Bronze Series Banten:
Kategori Putri:
Juara: Victoria Kurz (Jerman) / Marcella Koek (Belanda)
Runner-up: E. Terranova (Italia) / A. Neizvestnaya (Rusia)
Kategori Putra:
Juara: Carlos Martí (Spanyol) / Marc Bernils Garcia (Spanyol)
Runner-up: Pablo Pastor Landaburu (Spanyol) / Kevin Kviatkovski (Argentina)
















