Ledakan Gas Guncang Permukiman di Pondok Cabe Ilir, 8 Rumah Ambruk dan 7 Warga Terluka

  • Bagikan
Penampakan rumah di Tangsel usai ledakan pada Jumat (12/9/2025) pagi.(Hafizh Wahyu Darmawan)

TANGERANG SELATAN – Sebuah ledakan hebat mengguncang permukiman di Jalan Talas II, Pondok Cabe Ilir, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Banten, Jumat (12/9/2025) pagi. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 05.15 WIB itu mengakibatkan delapan rumah rusak serta melukai sedikitnya tujuh warga.

Saksi mata, Fatma (60), warga setempat, mengatakan suara ledakan terdengar sangat keras hingga radius sekitar tiga kilometer.

“Kejadiannya sekitar 05.20 WIB pagi. Ada suara ‘bum’ besar. Tiba-tiba lima rumah roboh, tiga di antaranya rusak parah,” tuturnya.

Menurut Fatma, empat korban sempat dibawa ke RS Hermina, Ciputat. Salah satu di antaranya mengalami luka bakar serius. “Ada yang kulitnya sampai terkelupas seperti terbakar,” ujarnya.

BACA JUGA :   Hari Jadi Jabar,Ridwan Kamil Sampaikan Penanganan Covid -19 Dan Pemulihan Ekonomi

Puluhan Warga Mengungsi

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang Selatan, Essa Nugraha, menyebutkan, sebanyak 52 jiwa harus mengungsi akibat ledakan tersebut. “Kami sudah mendata 52 jiwa pengungsi dan akan memenuhi kebutuhan pokok mereka selama tujuh hari ke depan,” kata Essa.

Bantuan darurat yang telah disalurkan antara lain matras, makanan bergizi, sembako, serta pembukaan layanan dapur umum 24 jam bekerja sama dengan Dinas Sosial.

Bukan Bom, Diduga Akumulasi Gas

Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan tim Brimob Polda Metro Jaya memastikan ledakan bukan disebabkan bom atau bahan peledak. “Ledakan dipicu akumulasi gas dalam ruangan tertutup yang tersulut percikan api,” kata Dansat Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Henik Maryanto.

BACA JUGA :   TMKK Tingkat Kecamatan Kalideres Adakan Bakti Sosial dan Pengobatan Gratis

Di lokasi kejadian, petugas menemukan regulator gas dalam kondisi rusak dan dililit isolasi hitam, tabung gas 12 kilogram kosong, serta tuas kompor dalam posisi menyala. Bekas efek api juga tampak pada sejumlah benda yang mudah terbakar. “Tidak ditemukan residu bahan peledak. Olah TKP sudah selesai dan diserahkan ke Satreskrim Polres Tangerang Selatan,” tambah Henik.

Penanganan Berjalan Cepat

Hingga Jumat siang, petugas gabungan masih membersihkan puing-puing rumah dan membantu evakuasi warga terdampak. Tiga korban masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit, sementara empat lainnya sudah diperbolehkan pulang.

Peristiwa ini sekaligus menjadi peringatan penting bagi masyarakat terkait keselamatan penggunaan tabung gas di rumah tangga.

BACA JUGA :   Kepolisian Polres Serang ikuti Upacara Virtual Hut Bhayangkara ke-75 Tahun 2021
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses