Ketua DPRD Sarolangun Serap Aspirasi Puluhan PKL Terkait Pemindahan pasar

  • Bagikan

SAROLANGUN – Puluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di kawasan Ancol Sarolangun mendatangi gedung DPRD Kabupaten Sarolangun, Selasa (28/06/2022) sore.

Kedatangan pedagang ini dalam rangka menyampaikan aspirasi terkait rencana pemindahan pedagang ke los pasar bawah Sarolangun.

Ketua DPRD Sarolangun Tontawi Jauhari, SE pun menyambut baik kedatangan pedagang tersebut yang langsung melakukan mediasi bersama pedagang di ruang rapat DPRD Sarolangun.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kakan Kesbangpol Sarolangun Hudri, Kabag OPS Polres Sarolangun Kompol A Bastari Yusuf, Kasat Intelkam Polres Sarolangun AKP Sukman dan Kapolsek Sarolangun AKP Dwiyatno.

Ketua DPRD Sarolangun Tontawi Jauhari mengucapkan selamat datang bagi para pedagang di gedung DPRD Sarolangun yang memiliki niat baik untuk menyampaikan aspirasi yang menurutnya sangat tepat selaku wakil rakyat harus menerima apapun keluhan dari masyarakat.

BACA JUGA :   SPRI Silaturrahmi Ke Wakil Bupati Tubaba

“Dalam kesempatan ini tentu saya ucapkan selamat datang di gedung rakyat ini, bapak dan ibu sekalian saya harap agar menyampaikan keluhan ataupun permasalahan,” kata Tontawi dalam mediasi tersebut.

Mendengar sambutan hangat dari Ketua DPRD Sarolangun itu, para pedagang pun selalu perwakilan satu persatu menyampaikan keluhan yang saat ini sedang jadi persoalan.

Syaprizal, salah seorang pedagang yang sudah lama berjualan di Ancol Sarolangun bahkan ia merupakan orang yang pertama berjualan di tempat tersebut. Menurutnya, para pedagang sudah nyaman dan pas untuk berjualan di tempat tersebut sebagaimana yang telah berjalan dengan baik.

“Dalam hal ini kami sampaikan kepada bapak ketua DPRD, terkait dengan adanya rencana pemerintah untuk memindahkan kami dari Ancol ke los pasar bawah. Menurut kami tidak akan berjalan dagangan kami pak, siapa yang mau beli, dan akhirnya kami akan kehilangan pendapatan. Kami mohon kepada bapak untuk mencari solusi yang terbaik buat kami,” katanya.

BACA JUGA :   Rutan Jambe Tingkatkan Fasilitas Pelayanan Kemanusiaan

Seorang pedagang lainnya, Julia pun meminta agar pimpinan DPRD sarolangun itu untuk dapat mencari jalan keluarnya sehingga para pedagang pun bisa berjualan dengan baik, aman dan tertib.

“Kami minta kepada bapak aturlah kami supaya aman dan tertib. Kalau memang mau di pindah kan tolong lah, cari tempat yang strategis pak,” katanya.

Ketua DPRD Sarolangun Tontawi Jauhari saat Poto bersama dengan puluhan pedagang usai mediasi dilakukan

Mendapati keluhan tersebut, Ketua DPRD Sarolangun Tontawi Jauhari mengatakan bahwa memang saat ini ada kebijakan pemerintah untuk memindahkan pedagang di Ancol sarolangun ke los pasar bawah Sarolangun yang selama ini belum berfungsi dengan baik.

Namun kebijakan pemerintah tersebut, kata Politisi Golkar ini belum ada laporan ke DPRD Sarolangun yang mungkin maksudnya sangat baik.

BACA JUGA :   Meski di Tengah Pademi Upacara HUT RI 76 di OKU Selatan Berlangsung Khidmat

“Menurut saya memang kurang pas kalau pedagang Ancol di pindah kan ke los pasar bawah. Saya berpikir kalo mencari solusi masalah ini, buat kan tempat nya dulu baru kita pindah kan,” katanya.

Iapun meminta agar para pedagang untuk saat ini agar berjualan dengan pengaturan jam, mulai pukul 14.00 wib hingga pukul 24.00 wib, dan tidak boleh adanya yang bersifat permanen.

“Dan akan saya sampaikan kepada pak PJ Bupati Sarolangun. Habis mediasi ini kita langsung ke TKP dan kita akan panggil pak sekda dan pak camat Sarolangun,” katanya.(Sanu)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.