by

Terkait Pemberian Obat Kadaluarsa Kepada Pasien, Kepala Puskesmas Kamal Muara Berjanji Bertanggung Jawab Penuh

DimensiNews.co.id, JAKARTA – Setelah sempat viral di media massa dan memantik pemberitaan, kasus dugaan pasien diberikan obat kadaluarsa oleh petugas Puskesmas Kamal Muara, akhinya memasuki babak baru setelah Kepala Puskesmas Kamal Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, mengadakan pertemuan dengan pihak pasien, Novi Sri, di kediamannya, di RT 007/001 Kel. Kamal Muara, Kec. Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (17/8/) Kemarin.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh Lurah Kamal Muara Helwin Ginting, ST, MM, Ketua RW 01 Sadin, pengurus RT 7, serta Kuasa Hukum Pasien Pius Situmorang, dan juga keluarga pasien.

BACA JUGA: Puskesmas Kamal Muara Berikan Obat Kadaluarsa ke Pasien Hamil

Pius Situmorang saat dihubungi DImensi News mengungkapkan, dalam pertemuan itu ia mewakili pihak keluarga pasien meminta pihak Puskesmas Kamal Muara secara kelembagaan atau instansi bertanggung jawab sepenuhnya atas kasus ini.

“Pertanggungjawaban itu harus menyeluruh, mulai dari kondisi kesehatan saat ini hingga melahirkan nanti. Dan Pertanggungjawaban itu tidak bisa hanya diucapkan secara lisan, tetapi harus tertulis.” katanya, Minggu (18/8/2019).

Untuk masalah laporan ke kepolisian, Pius menambahkan, biarlah berjalan berproses sesuai aturah hukum yang berlaku. “Untuk masalah laporan ke polisi, kita serahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian. Biarlah polisi bekerja secara profesional dalam menangani kasus ini,” jelasnya seraya menegasan, hingga saat ini pihaknya belum ada niat untuk mencabut laporan tersebut.

BACA JUGA: Sudinkes Jakut Periksa Kapuskesmas Kamal Muara

Sehari sebelumnya, Kepala Puskesmas Kecamatan Penjaringan Dr. Agus Arianto Haryoso, sudah lebih dulu menyampaikan permohonan maafnya kepada  Novi,  karena kesalahan pemberian obat dan kelalaian jajarannya.

“Pastinya kami akan bertanggung jawab penuh atas kasus ini. Dalam artian, dari pemeriksaan sampai persalinan nanti di puskesmas, pasien akan kami gratiskan. Tidak hanya itu, kami juga akan membuatkan BPJS untuk  pasien,” jelas Dr. Agus Arianto.

Seperti diberitakan sebelumnya, pihak Puskesmas Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, dilaporkan ke Polsek Metro Panjaringan Jakarta Utara, oleh pasien bernama Novi Sri, Warga Rt 007/001 Kamal Muara, karena diduga memberikan obat dan vitamin yang telah kadaluarsa. Akibatnya, setelah meminum obat tersebut, perut pasien didera rasa sakit yang amat sangat, disusul dengan muntah-muntah dan pusing. (Fir/HL)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed