Persoalan Pengungsi, Ketua Dewan Pers: Harus Ada Solusi Permanen

  • Bagikan
Ketua Dewan Pers Indonesia didampingi Pengusaha James Riady saat meninjau penampungan pengungsi imigran pencari suaka di Kalideres, Jakarta Barat, Selasa (13/8/2019). Foto: Hery Lubis.

DimensiNews.co.id, Jakarta – Ketua Dewan Pers Muhammad Nuh didampingi James Riady mengunjungi tempat penampungan imigran yang berada di Jalan Bedugul, Komplek Daan Mogot Baru, Kalideres, Jakarta Barat, Selasa (13/8/2019).

Dalam kunjungannya, Mantan Mentri Pendidikan yang saat ini menjabat sebagai Ketua Dewan Pers Indonesia sempat berkeliling melihat langsung kondisi para pengungsi yang ada di dalam gedung serta memantau sarana dan prasarana yang ada di penampungan.

Pada kesempatan itu Ketua Dewan Pers sempat menyantap makanan nasi kotak bersama para pengungsi yang disediakan oleh pihak terkait di lokasi.

M. Nuh kepada wartawan DimensiNews.co.id menyampaikan apresiasi kepada pengusaha James Riady yang selama ini sudah peduli dengan para pengungsi.

BACA JUGA :   Kecamatan Cibodas Kota Tangerang Lakukan Bersih Wilayah Jelang Normal Baru

“Setelah kita berkeliling meninjau di sini ada berbagai macam lintas etnik, lintas suku, dan lintas bangsa. Apa yang sudah dilakukan oleh Pak James Riady disini adalah salah satu bentuk kemanusiaan. Minimal untuk menunjang kebutuhan pokok yang sifatnya mendasar,” katanya.

“Ada tiga hal yang kita temui, yang pertama adalah kebutuhan makan dan minum yang sudah diberikan dari Dinas dan Kementrian,” lanjut M. Nuh.

“Yang kedua, kebutuhan tempat tinggal dengan jumlah lebih dari seribu orang lebih sangat tidak layak. Memang sangat terbatas, tapi inilah yang bisa diupayakan. Oleh karena itu, dukungan terhadap tempat ini mulai dari MCK dan seterusnya itupun juga harus kita penuhi,” terangnya.

BACA JUGA :   Letkol Inf. Ary Sutrisno Gantikan Kolonel Inf. Endik Hendra Sandi Jabat Dandim 0506/Tgr

Kemudian yang ketiga, tambah M. Nuh, mereka inikan bukan hanya membutuhkan tempat tinggal, makan dan minum. Tetapi juga harus bisa mengeksplorasi apa yang ada dalam dirinya. Sehingga apa yang diberikan meskipun tidak formal belajar, mereka belajar tentang kehidupan seperti anak-anak yang ada di sini. Mereka ini sangat luar biasa.

“Oleh karena itu, kita mengajak kepada seluruh masyarakat Indonesia. Meskipun kita punya persoalan sendiri, tetapi ini juga bagian dari persoalan yang harus kita selesaikan bersama demi kemanusiaan.” Tukasnya.

Mantan Mentri Pendidikan itu menambahkan, ini adalah solusi temporer, ujungnya itu harus ada solusi permanen. Mereka kan tidak bisa bertahun-tahun seperti ini terus. Sehingga kita harus duduk bareng dengan lembaga international seperti UNHCR dan dengan pemerintah untuk mencari solusi permanen. Tidak bisa terus menerus kaya begini.

BACA JUGA :   Ironis, Separuh Badan Jalan di Pangeran Tubagus Angke Dijadikan Lahan Parkir Mobil Kantor Kecamatan Tambora

“Anak-anak kecil seperti ini masa depannya kaya apa? Solusi temporernya harus tetap jalan, karena mereka butuh untuk menyambung hidup dan yang harus didorong sekarang duduk bareng mencari solusi permanen.” Tutupnya. (HL)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses