oleh

Surabaya Masuk Zona Kuning, Kapolrestabes : Mohon Dukungan Masyarakat Untuk Menjaga Surabaya Dengan Taat Protokol Kesehatan

SURABAYA – Puluhan anggota dari Kepolisian Resort Surabaya berkumpul di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, sejak Sabtu, (18/09/2021) malam hingga Minggu, (19/09/2021) yang terdiri dari Tim gabungan Respon Cepat Tindak (Respatti) dan Resmob dengan mendapat arahan langsung dari Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan.

Dalam arahannya, Kapolrestabes Surabaya meminta anggota untuk lebih humanis dalam mencegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Surabaya.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan mengatakan, setiap melakukan pencegahan kejahatan dan gangguan lebih menekankan langkah preemtif dan preventif. Ini akan membuat resiko gangguan maupun kejahatan hilang.

“Sesuai pesan Bapak Kapolri kita tetap humanis dalam melakukan pencegahan gangguan keamanan. Ini bukan berarti kita kendor dalam melaksanakan kegiatan, sebaliknya harus tetap siap,” terang Alumni Akpol 1996 ini.

Ia menyampaikan, tim gabungan ini akan melaksanakan patroli antisipasi gangguan keamanan hingga Minggu pagi, (19/8/2021) pukul 07.00 wib.

Diharapkan, dengan adanya patroli ini bisa memantau dan memonitor potensi gangguan maupun ambang gangguan. Dengan begitu, bisa mencegah gangguan keamanan.

Kepolisian terus melaksanakan patroli untuk mendisiplinkan masyarakat. Apalagi, Surabaya sudah masuk Zona Kuning Level 1 dari Kementerian Kesehatan. Ia berharap dukungan masyarakat agar terus menjaga Surabaya tetap sehat dan aman dengan taat protokol kesehatan (prokes).

“Disiplin akan mampu meningkatkan sosial ekonomi masyarakat semakin baik. Mari kita jaga bersama, kami mohon dukungan masyarakat,” jelasnya saat mengecek anggota Samapta yang sedang patroli di Jalan Gubernur Suryo, Surabaya. (bayu)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

News Feed