TANGERANG – Menyikapi adanya pemberitaan mengenai Musda KNPI Kota Tangerang yang diinisiasi oleh sekelompok pihak lain mengatas namakan karateker, para mantan Ketua DPD KNPI Kota Tangerang turut angkat bicara.
Ketua MPI KNPI Kota Tangerang Rusdi Alam menegaskan, munculnya dualisme KNPI di Kota Tangerang itu tidak benar. Sebab sedari awal, kepengurusan KNPI Kota Tangerang tidak ada yang terpecah belah dan bahkan sangat solid.
“Menanggapi adanya kubu yang akan mengadakan dualisme, saya tegaskan bahwa KNPI sebagai wadah para pemuda di Kota Tangerang tidak boleh terpecah belah. Artinya, kepemimpinan KNPI di Kota Tangerang hanya satu dan tidak boleh ada dualisme,” tandasnya saat ditemui di gedung DPD KNPI kota Tangerang, Kamis (2/9/2021).
Rusdi yang juga mantan ketua DPD KNPI Kota Tangerang 2015 – 2018 menambahkan, saat ini KNPI Kota Tangerang sedang melakukan persiapan melakukan Rapimda dan Musda. Maka munculnya kubu yang menyatakan tim karateker, tidak dibenarkan dan KNPI kota Tangerang tidak pernah ada dualisme.
“Saya juga mendengar adanya uang pendaftaran Rp 10 juta untuk mendaftar menjadi ketua KNPI yang dibuka oleh tim karateker, itu tidak benar atau hoax. Karena, yang ingin mencalonkan diri untuk jadi ketua KNPI Kota Tangerang tidak ada dikenai biaya,” tuturnya.
Ditambahkan Sekretaris MPI Kota Tangerang, Mustofa Kamaludin, bahwa pemuda Kota Tangerang selalu mengedepankan persatuan, jangan sampai dipecah belah dan jangan mau diprovokasi oleh pihak lain yang tidak bertanggug jawab.
Selain itu, kepengurusan KNPI tingkat Kecamatan dan OKP se Kota Tangerang juga sangat solid dibawah naungan DPD KNPI yang diketuai oleh Uis Adi Dermawan dan Yudhistira Prasasta sebagai Sekretaris. Kondisi ini juga mendapat pengakuan dari Pemerintah Daerah dan Forkopimda Kota Tangerang lainnya.
“Justru saya merasa aneh, kok muncul yang mengaku-ngaku KNPI Kota Tangerang, KNPI itu wadah pemuda/OKP, nah mereka mewadahi pemuda/OKP yang mana, jadi lucu sih saya lihatnya,” ucap Ganyong, sapaan akrabnya.
Sementara itu, Ibrohim mantan ketua KNPI Kota Tangerang periode 2012 – 2015 menjelaskan, biar bagaimanapun, KNPI hanya satu tidak ada dua dan tidak ada KNPI yang lain. Karena, memang itu bukan sifat yang ditonjolkan oleh KNPI.
“Kita tidak menampilkan egosentrisme, tetapi kita lebih memunculkan persatuan pemuda. Karena, sejak dulu lembaga KNPI adalah tempat pemuda menyalurkan kreativitas,” ungkapnya.
Sementara mengenai persiapan Rapimda, Ketua Steering Committee (SC) Ryan Erlanga menjelaskan, peserta yang sudah menyerahkan Surat Keputusan (SK) sudah sebanyak 32 baik dari DPK ataupun OKP.
“Bagi yang belum menyerahkan SK, masih ditunggu sampai besok malam Jum’at 3 September 2021. Jika memang, tidak menyerahkan SK sampai batas waktu yang ditetapkan, maka tidak bisa menjadi peserta saat Musda,” ujarnya.
















