Plattform Digital Jadi Trend Bisnis Anak Muda

  • Bagikan

JAKARTA – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mendorong para generasi muda untuk mulai berbisnis melalui platform digital. Menurut Direktur IKPMK Kemkominfo RI, Wiryanta, UMKM di era digital ini tidak seperti dulu yang memerlukan banyak persyaratan seperti mempunyai modal yang besar, gedung, dan sebagainya.

Demikian disampaikan Wiryanta saat menjadi keynote speech dalam Webinar dengan tema “Mendorong Generasi Muda Berbisnis Melalui Platform Digital”
yang diselenggarakan Kominfo RI bekerja sama dengan Komisi I DPR RI, Minggu (9/5/2021).

“Sebetulnya yang paling utama adalah knowledge. Jadi, kompetensi, knowledge, konsep, dan bagaimana berbisnis di era digital ini sangat berbeda dengan sebelumnya,” kata Wiryanta.

Ia menyebutkan, tokoh-tokoh internasional yang muda seperti Steve Jobs hingga di Indonesia seperti Nadiem Makarim bukan hanya bagaimana penguasaan teknologinya, tapi bagaimana entrepreneur dalam dirinya, dan konsep bisnis itu dijalankan. Menurutnya, dalam membuka usaha tentu saja memerlukan konsep yang matang.

BACA JUGA :   Penandatanganan NPHD, Pemkot Harapkan Sinergitas Antar Lembaga

“UMKM ini awalnya berkembang pesat bukan hanya permodalannya, bukan hanya pemanfaatan teknologi informasi, tapi juga bahkan bahan bakunya juga harus diperhitungkan dengan baik,” ujarnya.

Narasumber dalam Webinar itu, yakni Tenaga Ahli Menteri Kominfo Bidang Intoleransi dan Radikalisme, Lathifa Al Anshori, menjelaskan bagaimana anak muda memulai bisnis di platform digital. Pertama, menurutnya, analisa keunggulan kompetitif pribadi sebagai dasar penentuan strategi bisnis dan produk yang mau dijual.

“Kedua, mengetahui dasar-dasar memulai bisnis bagi pemula di indonesia. Ketiga, cara bertahan di bisnis yang sudah dimulai. Ketika kita perlu memulai, kita harus tahu diri mencari apa yang cocok untuk kita dan cocok untuk orang lain. Pertama cari inspirasi. Kedua, tentukan pesan kunci apa yang khas darimu. Terkahir pikirkan anggaran masuk dan keluar,” katanya.

BACA JUGA :   Kowad, Turut Pelayanan Posyandu TMMD 110 Bojonegoro

Dia melanjutkan, dalam berbisnis perlu fokus pada target, dan bermimpi yang tinggi, serta memiliki visi dan mimpi yang ingin dicapai.

“Meskipun itu gila, itu hakmu sendiri untuk bermimpi. Kemudian menulis target jangka pendek, menengah, dan panjang agar bisa menjadi pengusaha yang menghasilkan dan terukur kinerjanya. Hal ini dapat dilakukan dengan bantuan aplikasi the secret, monday, dan lain-lain,” ujarnya.

Sementara narasumber selanjutnya, anggota Komisi I DPR RI, Hillary Brigitta Lasut, mengatakan, digital merupakan jalan pintas dalam berbisnis. Dirinya memberikan tips untuk menentukan dahulu mau jual barang atau jasa.

“Kuasai media sosial yang dapat mempermudah bisnis. Kuatkan mentalitas. Jangan mudah menyerah dalam berbisnis. Tingkatkan semangat bisnis. Dan untuk berbisnis harus jujur dan jangan gengsi,” kata Hillary.

BACA JUGA :   The Prime Tennis & Padel Tournament 2025 Siap Gairahkan Dunia Olahraga Raket Tanah Air

Ia menilai, legalitas dalam berbisnis juga penting. Selain itu juga memastikan dengan siapa berbisnis.

“Adanya bukti tertulis, sehingga tidak ada yang melupakan perjanjian itu. Ingat, ketika berbisnis, mungkin ada banyak lika-liku tapi tetap jadilah orang-orang yang berintegritas yang dipercaya. Ketika kita jujur mungkin kita tidak untung di sini tetapi kita bisa diberkati oleh Tuhan dengan cara yang lain,” paparnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses