MUARA BUNGO – Pemerintah Kabupaten Bungo (Pemkab) masih menunggu pendistribusian Vaksin Covid -19 Sinovac dari Pemerintah Provinsi Jambi.
Vaksin diperuntukan tenaga kesehatan Kabupaten Bungo sebanyak 2064 , dari hasil rapat di Provinsi Jambi.tahap pertama akan diturunkan sebanyak 1032 vaksin Covid – 19 Sinovac
Hal ini dibenarkan Kepala Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Bungo, Rahmad Fitri, Dari komunikasi yang dilakukan, Dinas kesehatan Provinsi Jambi menyampaikan kuota vaksin tahap awal untuk Bungo sebanyak 1.032 yang didistribusikan pada pengiriman susulan.
“Pihaknya juga telah mempersiapkan lokasi yang akan digunakan sebagai tempat penyimpanan vaksin saat akan tiba di Bungo, Kami sudah mempersiapkan tempat penyimpanan vaksin di gudang farmasi Dinas Kesehatan Kabupaten Bungo,”ujarnya (13/01/2021)
Rahmad menyebutkan, Meski vaksin belum sampai ke Kabupaten Bungo, ia menyampaikan pihaknya telah mempersiapkan tenaga yang akan memberikan vaksin tersebut kepada masyarakat. Mereka terdiri dari satu dokter yang dibantu tiga tenaga perawat.
“Kami sudah mempersiapkan tenaga vaksinator di setiap Puskesmas. Tenaga vaksinator itu terdiri dari dua dokter dan tiga perawat,” sebutnya
Vaksinator tersebut dilatih secara virtual dan dibagi menjadi dua kelompok yang masing masing berjumlah 19 orang. Tahap pertama akan bekerja pada 11-13 Januari 2021, sementara yang kedua yakni 18-20 Januari mendatang.
Dikatakan Rahmad , yang akan divaksin terlebih dahulu, Safaruddin Matondang, Kepala Dinas Kesehatan Bungo menyampaikan yang akan divaksin terlebih dahulu tenaga kesehatan.
“Tapi untuk tahap pertama yang turun sebanyak 1032 vaksin, separuhnya akan divaksin untuk dua tahap, sebelum dilakukan vaksinasi untuk tenaga kesehatan tersebut terlebih dahulu discreening, jika terdapat yang sakit maka akan ditunda,”cetusnya
Selanjutnya, dr Safaruddin Matondang mengatakan, pejabat di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Bungo seperti Bupati dan Wakil Bupati Bungo, Sekda dan kepala dinas serta Forkopimda yang akan di vaksin
“Itu hasil pembahasan dalam rapat, untuk tindaklanjutnya belum tahu, masih menunggu,” cetusnya.*(Barax)
















