DimensiNews.co.id, KARANGANYAR- Ada kenangan yang mungkin tidak akan terlupakan bagi para personel Satgas TMMD Reguler ke 109 Kodim 0727/Karanganyar di Desa Jatiwarno, saat membangun sasaran fisik jembatan satu, mereka harus menarik dan mendorong angkong saat langsir material.
Menurut Danramil 14/Jatipuro, Kapten Arh. Suratman, pembangunan pondasi jembatan satu yang merupakan salah satu sasaran fisik TMMD memang lokasinya ekstrim.
“Lokasi harus menyebrang melewati sungai, naik turun tanjakan harus dilewati satgas dan warga,” ucapnya.
Lebih lanjut, Kapten Arh. Suratman, mengungkapkan untuk langsir material adonan, hanya bisa dilakukan secara manual yang tentu sangat menguras energi.
Dijelaskan oleh Kapten Arh. Suratman, untuk meringankan pekerjaan, satu orang mendorong angkong sementara dua orang menarik dari depan.
“Namun demikian, meski medannya cukup ekstrim tidak menyurutkan semangat Satgas TMMD dan warga untuk menyelesaikan pekerjaan,” pungkasnya.
(Pendim 0727/Karanganyar)
















