DimensiNews.co.id, NIAS- Di tengah hiruk pikuk wabah virus corona (COVID-19), Nias masih dipusingkan dengan penyakit babi yang membuat ribuan ternak mati mendadak tanpa diketahui sebabnya.
Virus itu menyebabkan kematian besar-besaran pada populasi babi. Kurang lebih 12.000 ekor babi mati mendadak khususnya di Kabupaten Nias, Provinsi Sumatera Utara. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Nias, Faonaso Laoli, Kamis (30/04/2020).
Kematian babi tersebut yang begitu misterius menyebabkan kepanikan masyarakat meningkat disamping wabah Covid-19 yang saat ini dihadapi.
Namun, gejala kematian ribuan babi di Nias masih belum diungkap oleh Pemerintah Kabupaten Nias dan sekitarnya.
Selain itu, berdasarkan informasi dari masyarakat, babi ternak mengalami kematian mendadak dalam waktu yang singkat. Babi tidak bisa makan, muntah darah, hingga berujung pada kematian. (Deserman Lase)
















