DimensiNews.co.id, SURABAYA- Setelah adanya penundaan jadwal launching yang semula Minggu (19/4/2020), kini Lumbung Pangan Jatim resmi dibuka pada hari ini Selasa (21/4/2020), yang digelar di Jatim Expo Jl. A.Yani No. 99, Surabaya. Kegiatan ini dipadati ratusan masyarakat dari sejumlah daerah sejak pukul 09.00 WIB pagi.
Nampak di sela keramaian warga yang mengantri, Dirut PT. Jatim Graha Utama (JGU), Mirza Muttaqien S.H., turun tangan langsung dan mengimbau secara langsung di tengah kerumunan massa yang hadir mengantri.
Dirut BUMD tersebut berharap tetap menjaga jarak aman dalam antrian dan masyarakat lebih mengutamakan kesehatan di tengah pandemi Covid-19 ini.
Hadir dan turut mengimbau sekaligus menertibkan secara langsung seluruh masyarakat yang datang ke Lumbung Pangan di Jatim Expo diantaranya, Karo Ops Polda Jatim, Kombespol M. Firman didampingi Kabag Ops Polrestabes Surabaya, AKBP Anton Elfrino Trisanto, Kepala Dinas Satpol PP, Drs. Budi Santosa, dan puluhan anggota TNI/Polri.
Tingginya antusias masyarakat nampak terlihat, dimana masyarakat yang rela hadir dan menunggu sejak pintu akses kaca Jatim expo masih tertutup.
“Saya udah menunggu dari pukul 9 pagi tadi mas. Ternyata gula dan beras dibatasi pembeliannya. Seperti gula, hanya boleh 2 kg dengan harga Rp 12.500/kg nya. Saya pikir rugilah mas jauh jauh dari candi, Sidoarjo saya,” ungkap Edy kepada wartawan setelah memasukkan belanjaannya ke dalam mobil Avanza hitamnya.
Berbeda dengan ibu-ibu yang mengaku berdomisili di Dukuh Kupang Surabaya, ia mengeluh perbandingan harga beli langsung dengan online tidak berbeda jauh. Sebelumnya ia mencoba memesan belanjaan melalui online, namun tidak ada respon, sehingga terpaksa datang ke tempat. Ia yang datang sejak pagi mengaku menyesal hadir karena melihat antrian yang mengular.
“Saya kalau lihat seperti ini antrinya ya saya jadi malas mas, saya pesan online juga ndak ada respon mas. Padahal perbandingan harganya juga ndak banyak, yang lumayan banyak selisihnya sih gula, kalau di pasar duku kupang Rp.15.000,- /kg disini katanya hanya Rp.12.500,- /kg nya mas,” ujar ibu yang mengaku sering dipanggil bu Haji Totok itu. (By)
















