
DimensiNews.co.id – Purwakarta
Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Agung Budi Maryoto menegaskan apabila ada anggota Polri yang tidak netral dalam Pilkada Jawa Barat akan diproses secara hukum. “Saya sudah perintahkan, kalau ada anggota Polri yang tidak netral, laporkan, saya proses. Kita betul-betul ingin konsentrasi mengamankan demokrasi ini berjalan dengan baik,” tegasnya.
Ia juga meminta agar seluruh jajaran Polres Purwakarta menjalin sinergitas dengan TNI, dalam pengamanan Pilkada Jabar 2018. “Jaga sinergitas antar TNI-Polri, untuk pengamanan, pencegahan dan mengantisipasi agar jangan sampai terjadi ganguan keamanan dan ketertiban yang nyata dalam Pilkada 2018,” jelas Kapolda.
Ia menambahkan pengamanan ditingkat Polres Kabupaten/Kota diserahkan kepada Kapolres masing-masing, tapi kalau kekurangan anggota pengamanan, boleh meminta BKO dari Polda. “Kita akan maksimal pengamanannya, saya menghimbau kepada masyarakat Jawa Barat untuk sama-sama menjaga proses demokrasi Pilkada ini. Saya yakin dan percaya, masyarakat Jawa Barat sangat relegius dan santun,” ujar Kapolda dalam Kunjungan Kerja di Kompleks Setda Purwakarta, Kamis (8/3/2018).
Ditempat yang sama, Plt Bupati Purwakarta Dadan Koswara mengatakan Polri memberikan spirit bagi semua kalangan untuk sama-sama mengamankan Pilkada serentak 2018. “Jangan sampai issu nya merembes ke kita, kemudian kita tinggal diam. Ini adalah moment penting bagi semuanya, sama-sama kita solid bersatu mempertahankan ketertiban, agar Purwakarta lebih kondusif,” ujarnya.
Kemudian, lanjut dia, terkait tahun politik Pilkada Jawa Barat 2018 yang sedang berjalan. “Kita bersama-sama mengamankan dan bergerak, minimal kita memberikan informasi kepada aparat kepolisian. Apabila ada hal-hal yang tidak diinginkan, segera dapat diantisipasi,” kata Dadan. (rom)
















