
DimensiNews.co.id, BATU-Road Show KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) yang dilakukan di Balai Kota Among Tani, Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko menyatakan bahwa, Pemerintah Kota Batu telah menyiapkan regulasi untuk menetapkan unit kerja sebagai rintisan wilayah bebas korupsi, dan tahun ini ditargetkan ada 10 unit kerja.
Selain itu, kegiatan road show yang berlangsung selama dua hari ini, Wali Kota Batu dalam sambutannya juga menyampaikan bahwa, kedatangan KPK dengan membuka media bus bertujuan untuk mengedukasi dan mendekatkan diri dengan semua elemen masyarakat Kota Batu.
“ Di Jawa Timur, khususnya Kota Batu untuk tahun ini menjadi tempat Road Show KPK selain Jateng dan Bali. Selain itu, sebelumnya kami dari Pemkot Batu juga telah melakukan Koordinasi, superfisi, pencegahan, dan pelaporan LHKPN serta fasilitasi gratifikasi dengan KPK hingga kegiatan pungli dengan Kepolisian,”ujar, Dewanti dalam sambutannya, selasa (10/9/2019).
Sementara kehadiran KPK dengan tema ‘Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi ‘ dijelaskan oleh penasehat KPK, Sarwono Sutikno bahwa, kegiatan ini bertujuan untuk membantu Pemerintah Kota Batu diantaranya, dalam meningkatkan pelayanan, pendapatan asli daerah (PAD) bisa lebih bagus serta, tata kelola yang ada di pemerintahan bisa lebih bermanfaat bagi kehidupan masyarakat di Kota Batu.
“ Intinya kita membantu segala aspek yang ada di pemerintahan supaya bisa jadi lebih baik dan bisa terhindar dari adanya tindakan korupsi. Karena disini kami hadir untuk memberikan sosialisasi sebagai bentuk pencegahan adanya korupsi,” ujarnya dalam Konferensi Pers yang dilaksanakan di depan Graha Pancasila. Selasa, (10/9/2019).
Lanjut dia, setelah Road Show KPK ini akan ditindak lanjuti dengan rintisan unit kerja rintisan BPK diantaranya mencakup Dispendukcapil, Dinas Penanaman Modal dan Tenaga Kerja, Dinkes, Dindik, BKD, Inspektorat, Kecamatan Batu, Kecamatan Junrejo, Kecamatan Bumiaji, dan bagian layanan pengadaan Setda.
“ Diharapkan nantinya terdapat tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, dan transparan,” tutup, Sarwono Sutikno.
















