JAKARTA – Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono bersama Cawapres terpilih Gibran meninjau langsung pengerukan lumpur di Kali Semongol Tegal Alur Kecamatan Kalideres Jakarta Barat, Jumat (28/6/2024).
Tepat pukul 7.30 pagi, Heru dengan kemeja putih tiba di Masjid Risma At-Taqwa dan disambut hangat oleh Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto, didampingi Wakil Wali Kota, Hendra Hidayat, serta sejumlah pejabat lainnya Kota Administrasi Jakarta Barat.
Selang 20 menit, Calon Wakil Presiden terpilih, Gibran Rakabuming Raka tiba di lokasi yang sama. Gibran yang tampil sederhana mengenakan kemeja lengan pendek bercorak bunga warna-warni langsung disambut Pj Heru serta pejabat pemerintahan Jakbar termasuk ratusan warga yang sudah menunggu kedatangannya sejak pagi.
Heru dan Gibran langsung mengunjungi lokasi pengerukan sambil menyapa warga dan membagikan buku dan kotak pensil, serta susu UHT kepada anak-anak permukiman yang telah berbaris memanjang di samping Kali Semongol. Pada kesempatan itu warga berebut menyalami Gibran dan minta berfoto.
Saat Heru dan Gibran hadir di lokasi terlihat ada beberapa alat berat excavator tengah mengeruk lumpur di dasar kali .Di seberang lokasi warga berkumpul, terlihat endapan lumpur hitam yang masih basah karena baru dikeruk sejak pagi.
Selesai meninjau lokasi pengerukan, Gibran dan Heru melanjutkan kunjungan ke daerah Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara.
Ahmad (45) Warga sekitar mengatakan ini untuk pertama kalinya dilakukan pengerukan kali Semongol oleh pemerintah DKI Jakarta.
“Saya sejak lahir tinggal di sini kali Semongol ini belum pernah tersentuh pembangunan. Dan ini untuk pertama kalinya di sentuh pengerukan oleh pemerintah. ” kata Ahmad
Ia dan masyarakat lainnya sudah merasa lelah dengan kondisi banjir yang selalu merendam pemukiman warga setiap musim hujan tiba.
“Capek juga pak, setiap ujan banjir akibat kalinya dangkal dan harus mengungsi ke tempat yang lebih tinggi. Barang perabotan rumah tangga rusak terendam banjir, setiap banjir kami mengalami kerugian. ” ujarnya
Ia berharap pengerukan ataupun pembangunan kali Semongol ini dilakukan dengan serius dari hulu sampai hilir. Agar warga bisa terbebas dari banjir.
“Kalau bisa semuanya di lakukan pengerukan dari hulu sampai hilir dikeruk dan di bangun tanggul yang tinggi untuk menahan air agar tida masuk ke pemukiman warga. Kalau hanya di keruk saja kami rasa itu tidak maksimal, harus diturap . ” ujarnya
Lebih lanjut Ahmad menjelaskan, sebenarnya kami warga tegal alur sangat mendukung pembangunan yang dilakukan pemerintah
“Semua warga pasti menginginkan wilayahnya terbebas dari banjir.Karena masalah banjir ini menjadi hantu bagi kami, setiap hujan tiba semua warga tidak bisa tidur nyenyak takut banjir. ” tegasnya
















