Buka Musrenbang RKPD, Wali Kota Sampaikan Rencana Program Prioritas Pemkot Tahun 2023

  • Bagikan

TANGERANG – Pemerintah Kota Tangerang melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2023 yang berlangsung secara virtual pada Selasa, (29/03).

Dalam kesempatannya, Walikota menyampaikan rencana pembangunan prioritas di Kota Tangerang tahun 2023 yang menitik beratkan pada lima prioritas.

“Difokuskan pada lima hal yang menjadi rencana pokok kedepan,”

“Yaitu pemantapan perekonomian, sumber daya manusia, insfrastruktur, kualitas lingkungan hidup, dan pemantapan layanan publik,” jelas Wali Kota dalam sambutannya.

Lanjut Wali Kota, kelima rencana pembangunan tersebut harus menjadi acuan program prioritas pada tahun 2023 yang merupakan tahun terakhir dalam RPJMD periode 2019-2023.

BACA JUGA :   Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kota Tangerang Gelar Aksi Solidaritas Untuk Palestina

“Fokuskan terhadap sektor-sktor yang yang masih belum mencapai hasil maksimal akibat dampak pandemi, sehingga capaian kedepannya bisa terus dimaksimalkan menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Arief juga menjabarkan, capaian pembangunan yang di raih pada tahun sebelumnya, tentu saja belum menjawab secara tuntas permasalahan masyarakat yang bergerak dinamis di tengah pandemi ini.

“Oleh karena itu saya berharap seluruh program yang direncanakan di tahun 2023 agar dapat diarahkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat baik yang sifatnya makro maupun mikro,”

“Semoga musrenbang ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk mematangkan konsep perencanaan tahun 2023 sehingga setiap program yang kita susun memberikan manfaat dan dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Kota Tangerang,” Tukas Wali Kota.

BACA JUGA :   Propam Polres Gresik Bakal Periksa Anggota, Ini Persoalannya
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses