TULUNGAGUNG – Vaksinasi Covid-19 bagi petugas pelayanan publik tersebut meliputi, TNI/ Polri, Satpol PP, tokoh masyarakat, perbankan, tenaga pendidik dijadwalkan mulai berlangsung pada bulan februari 2021.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tulungagung menyebutkan sebanyak 32.401 pelayan publik di Kabupaten Tulungagung yang dicanangkan untuk menerima vaksin di gelombang kedua.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tulungagung, dr. Kasil Rokhmad melalui Kabid pencegahan dan pengendalian penyakit (P2P), Didik Eka Sunarya Putra menjelaskan, nantinya pelaksanaan vaksinasi tetap melibatkan fasilitas kesehatan (faskes) di Tulungagung, seperti 32 puskesmas dan 8 rumah sakit, baik rumah sakit negeri ataupun swasta.
Menurut Didik, vaksin yang digunakan dalam gelombang dua nanti tetap seperti vaksin di gelombang pertama, yakni vaksin sinovac dari biofarma.
“Ya tetap pakai sinovac seperti tahap pertama,” ujarnya.
Lanjut Didik, untuk Bupati Tulungagung nantinya tidak mendapat vaksin di gelombang kedua ini. Pasalnya, usia pak bupati melebihi 60 tahun. Sedangkan untuk vaksin sinovac ini diperuntukkan usia 18 tahun hingga 60 tahun.
“Pak Bupati nantinya tidak menggunakan vaksin sinovac, namun tetap menggunakan vaksin keluaran biofarma,” jelasnya.
Didik juga mengatakan penyuntikan dosis kedua dimulai setelah 14 hari pasca penyuntikan yang pertama, prosedur dan caranya sama seperti yang awal,” tambahnya.
Capaian progam vaksinasi Covid- 19 di Tulungagung saat ini telah mencapai 92,93 persen dari total 5.725 SDMK. Atau setara 5.320 yang sudah divaksin.
Sedangkan yang tunda vaksin karena beberapa faktor seperti hipetensi, detak jantung tidak normal, flu atau sesudah sakit sebanyak 526 orang. Kemudian untuk jumlah SDMK yang batal vaksin sebanyak 376 orang.
Lanjut Didik bahwa semenjak vaksinasi dilakukan laporan kejadian ikutan pasca imunisasi tak menunjukan keluhan yang signifikan. “Hingga saat ini reaksinya bersifat ringan, dan tak ada yang serius,” katanya.
Dengan kondisi tersebut, pihaknya pun berharap vaksinasi gelombang kedua bagi petugas pelayanan publik bisa berjalan lancar.*(Cris/untung)
















